Move On

Lama terasakan;
Didera kegalauan;
Memasungku dalam diam;
Putaran waktuku seolah berhenti;
Membuatku tergilas;
Kini aku tersadar;
Diam berarti bunuh diri;
Terbelenggu;
Tidak boleh;
Tidak hendak;
Tidak akan lagi;
CUkup sampai di sini;
Saatnya MOVE ON.

\^o^/

Hukum Taaruf Lewat Facebook

Berikut saya repost suatu bahasan yang menarik-menurut saya-. Saya kopikan utuh dari sini . Semoga bermanfaat.

Assalamu’alaikum wr wb.

Saya kenal wanita via facebook, dari status dan profilnya begitu menarik saya untuk mengenalnya.
Saya pun memberanikan untuk mengenalnya lebih dalam, niat saya ingin menikah, pertanyaan yang saya ajukan ke dia juga seperlunya saja. Hampir sebulan pertanyaan saya baru direspon dan orang tuanya juga setuju tapi kami belum pernah ketemuan sama sekali.
Apakah ini yg namanya ta’aruf dan bagaimana hukumnya ta’aruf lewat facebook. Terima kasih
.

Continue reading

Sony Experia E Dual

Tanggal 23 Agustus kemarin, merupakan hari bersejarah bagi perkembangan teknologi di rumah kami. Hari Jumat, hari yang baik kata orang. Hari itu tepat kami menghadirkan barang baru, teknologi komunikasi bernama Sony Experia E dual. Awalnya sih pengen beli Sony Experia Tipo Dual, namun dikarenakan ketika mencari di Jogja Phone Market agaknya sulit, hampir setiap counter dilihat dan tidak menemukan, akhirnya beralih ke Sony Experia E dual. Memang katanya seri E dual ini pengembangan lebih lanjut dari seri Tipo Dual, sehingga dari segi teknologi sudah lebih baik. Well, meskipun juga gak berhasil menemukan E Dual yang diinginkan, tapi ternyata itu cukup mengubah minat dari Tipo Dual menjadi E Dual.

Continue reading

Berdua Saja

Lihatlah cinta;
Di antara ranting-ranting;
Dua sejoli sedang bercengkerama;
Bertengger bersanding mesra;
Menyela bulu-bulu;
Menyisir resah gelisah;
Lupakan sejenak kepak sayap;
Sandarkan lelah hati;

Lihatlah cinta;
Mereka berdua saja;
Membincangkan rasa;
Gelisah dan cemburu;
Tiada satupun yang tahu;
Menyisa sebak di dada;
Namun di mata yang memandang;
Menjelma bahagia;

Lihatlah cinta;
Betapa mesranya mereka;
Tanpa kata;
Tanpa tanya;
Begitu saja;
Hanya tatap mata yang bicara;
Meleburkan segala rasa;
Cukup berdua saja;

Apa iya Ta’aruf namanya?

Sebenernya tulisan ini sudah lama ingin saya posting. Tapi sejak tragedi lupanya user dan password blog yang satunya, keinginan itupun tertunda. Dan baru kali ini sempat mempostingkan di blog baru saya. Kali ini kita akan membahas tentang Ta’aruf.

Ta’aruf. Siapa sih yang gak tahu apa itu ta’aruf?  Saya kira hampir semua masyarakat kita tahu apa itu maksud ta’aruf. Secara, sekarang kan banyak sinetron yang berlatar dunia pesantren, meskipun jalan cerita dan tata cara kelakuan tokohnya gak beda dengan sinetron pada umumnya. Beda casing doang. Yang perempuan berjilbab, yang laki-laki ber-koko. Tapi karakter tetep sama saja. Lebih banyak menampilkan kejutekan, kejudesan, marah, pertengkaran, cinta-cintaan. Miris jadinya kalau mengingat kenyataan seperti itu. Efek dari sinetron semacam ini adalah mendistorsi keagungan Islam itu sendiri, yang dimungkinkan memang tujuannya seperti itu. Maklumlah paham liberal lebih seksi untuk ditampilkan daripada pemahaman Islam yang baik dan benar.

Kembali ke pembahasan tentang ta’aruf. Apa sih bedanya ta’aruf dan pacaran? Apakah bisa disebut ta’aruf itu pacaran islami? Sebelum kita bicara perbedaannya kita bicara dulu kesamaannya.

Continue reading

Merapuh

Dan semua yg terjadi;
membuatku mengerti;
bahwa kita manusia sejatinya rapuh;
serapuh pohon yang lapuk;
hanya dengan cinta-Nya lah kita menghijau;
menjadi kokoh;
tiada yang lain.
Ingat;
ketika jauh dari-Nya;
saat itulah jiwa kita merapuh;
mudah meratap;
menangis;
menyesali;
dan kosong.