Pompa dulu ah mumpung digital….

pompa anginPernah mengendarai motor dengan ban yang agak kempes, kurang angin sehingga terasa sulit mengendalikan motor? Persis kayak baru saja belajar naik motor. Saya yakin pasti sekali dua kali atau malah berkali-kali pernah mengalami. Mengapa sih kondisi ban perlu kita perhatikan? Bahkan dalam buku petunjuk penggunaan motor dianjurkan untuk mengecek tekanan ban sebelum melakukan perjalanan ( berkendara ). Mengendarai motor dengan tekanan ban yang kurang akan mengakibatkan beberapa hal berikut :

  1. Motor jadi sulit dikendalikan (tidak bisa cepat dan maneuver di tikungan menjadi sulit)
  2. Ban motor menjadi boros karena banyak permukaan yang bersentuhan dengan jalan (aspal)
  3. Konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros (bila dibandingkan dengan kondisi ban yang pas tekanan udaranya).

Untuk itu perlu dipastikan tekanan udara ban pas sesuai dengan petunjuk, boleh kurang sedikit, tetapi tidak sampai kempes atau setengah kempes. Berapa sih tekanan udara ban yang ideal? Menurut buku petunjuk penggunaan motor tekanan ban yang baik sekitar 33 psi untuk ban belakang dan 29 psi untuk ban depan baik untuk sendirian maupun berboncengan.

Biasanya ketika kita mengisi angin ukuran tekanan ban menggunakan ukuran kira-kira. Apalagi kalau kita menggunakan pompa manual yang tidak dilengkapi pengukur tekanan. Atau mungkin di SPBU yang juga tidak ada pengukur tekanannya. Kenapa milih di SPBU? Kalau saya sih gampang saja, karena GRATIS.hehehehe… Jadi sebisa mungkin kalau mengisi angin di SPBU, kecuali kalau terpaksa harus segera diisi angin.

Dan saya punya tempat favorit (SPBU) tempat mengisi angin. Bukan hanya karena gratis, tetapi di SPBU favorit saya itu dilengkapi pengukur tekanan otomatis. Kita tinggal pilih saja berapa tekanan yang kita maui. Semisal kita akan mengisi tekanan ban belakang. Kita tekan tombol + sampai menunjuk angka 33. Lalu kita pasangkan ujung pengisi ke ban. Nanti akan ditampilkan tekanan ban awal lalu akan naik dan ketika sudah sesuai batas yang kita inginkan aka nada bunyi “beep” yang menandakan pengisian harus dihentikan. Dengan demikian tekanan udara ban bisa pas. Tapi kalau saya biasanya mengurangi 1 psi dari petunjuk. Jadi ban belakang saya kasih 32 psi dan ban depan 28 psi.

Pengen tahu tempat favorit SPBU saya itu? SPBU itu terletak di barat pasar Turi (kabupaten Sleman). Dan selama saya menyambangi banyak SPBU belum pernah saya temui mesin serupa, bahkan di SPBU yang lebih besar dan ramai. Saya yakin di suatu SPBU yang lain pasti ada, hanya saya yang belum melihatnya.

Yuk mari demi keselamatan dan kenyamanan berkendara kita pastikan semuanya beres. Memang takdir tiada yang tahu, tetapi sebagai manusia kita wajib mengusahakan yang terbaik. Salam Safety Riding.🙂

2 thoughts on “Pompa dulu ah mumpung digital….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s