Barakallah

barakallah-700x700Barakallah. Semoga Allah memberkahi. Suatu ucapan yang selalu saya suka, entah itu diucapkan oleh siapapun dan kapanpun. Dan tak jarang ketika dimintai doa maka saya tak perlu repot-repot mau mendoakan bagaimana. Ucapkan saja BARAKALLAH.

Ada apa sih dibalik ucapan Barakallah? Barakallah ada suatu doa secara umum. Memang di masyarakat ucapan barakallah ini akan lebih dipahami sebagai ucapan doa ketika ada seseorang yang menikah. Jadi jangan heran ketika nanti kita mendoakan seseornag dengan ucapan Barakallah, mungkin ada yang bilang “loh siapa yang nikah?”

Barakallah yang berarti semoga Allah memberkahi, merupakan sebuah doa agar senantiasa dilimpahkan keberkahan dalam hidupnya. Karena hanya keberkahan hiduplah yang mendatangkan kebahagiaan. Bukan harta, bukan jabatan, bukan kekayaan lainnya. Semua itu tanpa ada keberkahan maka tidak akan membawa kebahagiaan. Harta yang tidak berkah hanya akan cepat habis, Jabatan yang tidak berkah akan mengundang tidak korupsi dan kesewenang-wenangan, kekayaan lain yang tidak berkah hanya menambah kesombongan dan bakhil.

Barakallah, sebuah doa yang sejatinya luwes dan fleksibel diucapkan dalam situasi apapun. Karena keberkahan tidak hanya diharapkan ketika sedang berbahagia, tetapi dalam setiap sesi kehidupan manusia semoga senantiasa berlimpah berkah.

Untuk itu mari kita seringkan mendoakan orang lain dengan ucapan barakallah. Tidak usah sungkan atau malu, toh yang kita ucapkan adalah doa kebaikan. Tidak hanya ketika ada teman yang menikah atau merayakan milad. Tetapi juga saat orangtua mengiringi ciuman sayang kepada anak ucapkan barakallah. Saat suami hendak pergi bekerja ucapkan barakallah sambil mencium tangannya. Saat ada anggota keluarga yang hendak bepergian ucapkan barakallah. Setiap saat, setiap waktu semoga hidup kita senantiasa berlimpah keberkahan. Aamiin..

Nasehatilah Aku di Kala Aku Sendirian

42nasehatPernah dinasehati? Pernah menasehati? Pernah mendengar orang menasehati orang lain? Saya yakin teman-teman sudah pernah mengalaminya. Nasehat-menasehati merupakan kewajiban kita sebagai manusia – terlebih sebagai seorang muslim. Saling menasehati seperti diperintahkan dalam Quran Surat Al-Asr, juga merupakan salah satu langkah agar kita tidak termasuk ke dalam golongan orang yang merugi. Tentunya saling menasehati dalam kebenaran dan takwa atau dengan kalimat lain saling menasehati dalam kebaikan.

Setiap orang yang memberi nasehat pasti bertujuan untuk memperbaiki, memberi kebaikan dan meluruskan kesalahan sehingga di masa depan tidak terulang lagi kesalahan yang sama. Seorang anak sekolah yang tidak mengerjakan PR pasti akan dinasehati oleh gurunya agar lain kali tidak lupa lagi mengerjakan PR. Seorang anaka yang ketahuan berbohong akan dinasehati oleh orangtuanya agar lain kali tidak melakukan kebohongan lagi. Seorang mandor akan menasehati karyawannya yang salah dalam memasang mesin agar ke depan tidak salah lagi. Dan masih banyak lagi contoh-contoh dalam menasehati. Semua berujung pada kebaikan. Seperti itu harapannya.

Lalu apakah menasehati itu sekedar menyampaikan apa yang benar untuk meluruskan yang salah? Apakah setiap saat kondisi merupakan saat yang pas untuk menasehati? Apakah metode atau cara menasehati tidak terlalu bermasalah?

Ternyata  menasehati itu ada tata caranya atau adabnya. Agar tujuan dari menasehati itu bisa tercapai. Ni dia adabnya…

1. Menasehati secara rahasia.

Artinya jangan menasehati di depan forum. Apalagi di forum-forum penting. Menasehati seseorang di forum itu diibaratkan seperti membunuhnya. Namun ternyata sebagian orang suka menasehati seseorang di muka umum. Memang sih akan terlihat wah, betapa pintarnya dia, bisa mengetahui kesalahan orang lain dan bisa memberi nasehat. Ia akan dilihat oleh banyak orang, sehingga orang-orang akan kagum dengan keberaniannya memberi nasehat dan juga kagum akan ketinggian ilmunya dibanding orang lain -terlebih dibanding yang dinasehati.

Namun ternyata hal ini – menasehati di depan umum- akan membuat orang yang dinasehati malu. Ya iyalah, mana ada coba orang yang suka bila aib-nya / kesalahannya diumbar di depan umum. Akibatnya justru kontra produktif. Yang tadinya bisa menerima nasehat itu, bisa-bisa malah mental duluan. Ibaratnya anak panah bisa menembus hati dan meluluhkannya, tapi karena ada rasa tidak suka yang menjadi tameng-nya maka nasehat itu tidak tembus ke hati.

Untuk itu ada baiknya jika kita akan menasehati dalam kondisi face-to-face, empat mata, berdua saja. Sehingga nasehat kita akan lebih mudah diterima karena orang lain tidak merasa direndahkan. Apalagi menasehati orang yang dipandang lebih penting atau lebih tua.

2. Menggunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami serta dengan lemah lembut.

Bahasa atau kalimat yang kita gunakan juga akan berpengaruh terhadap ketajaman nasehat kita dalam menembus hati orang lain. Hindari kata-kata bernada negatif . Contohnya  “kamu salah…” , “ salah itu, gak begitu.. “ , “goblok banget sih, gitu aja gak bisa.. “ , “ngerjainnya masih jelek, ni lihat aku… “

Mari kita bedakan nada kalimat berikut. Situasinya adalah ada seorang siswa pelatihan yang salah memasang RAM memori komputer. Posisinya terbalik. Padahal seharusnya tidak boleh terbalik, tapi mungkin karena kurang cermat bisa saja terbalik. Dan ini sudah saya jumpai dua kali.

Kalimat  1:

“Salah mas kalau masang memorinya begitu.. terbalik itu.. harusnya gak mungkin terbalik. Jangan dipaksakan. Biarkan “klik” dengan sendirinya… “

Kalimat 2:

“ Hmmm.. sudah selesai mas masang memorinya? Jangan lupa dicek lagi ya.. pastikan tidak terbalik, karena kalau terbalik nanti motherboardnya bisa rusak…”

3. Bersikaplah lembut dan berbahasa yang santun.

Tidaklah kelembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan mendatangkan kebaikan. Insya Allah, jika kita menasehati dengan tutur kata yang baik maka orang lain akan bisa menerimanya. Atau bisa juga dengan contoh atau keteladanan. Ada cerita tentang bagaimana menasehati dengan contoh.

Suatu hari si kembar, cucu kesayangan Rasulullah SAW, Hasan dan Husain melihat seorang tua yang berwudhunya masih salah. Kemudian mereka berpikir bagaimana ya caranya memberitahu orang tua tersebut tanpa menyinggung perasaannya. Setelah berpikir sejenak akhirnya mereka sepakat. Lalu salah satu dari si kembar mengatakan kepada si kakek. “ Kek.. tolong dong lihat kami berwudhu lalu kakek nilai mana diantara kami yang lebih baik wudhunya.. “ Lalu mereka pun berwudhu, sementara sang kakek mengamati. Setelah selesai berwudhu kakek pun mengomentari “ Wah wudhu kalian benar-benar sempurna.. sementara wudhu kakek masih salah… “ Si kembar pun saling tersenyum. Alhamdulillah bisa membetulkan kesalahan tanpa menyakiti orang lain.

4. Berikan nasehat lalu diamlah.

Setelah kita memberikan nasehat kepada orang lain dengan rahasia, maka diamlah. Jangan diceritakan kepada orang lain bahwa ia telah kita nasehati. Karena kalau kita menceritakan kepada orang lain sama halnya kita membuka aib-nya dan menonjolkan kepandaian kita. Diamlah, semoga nasehat yang kita berikan membawa perubahan. Biarlah orang lain tidak tahu bahwa kita yang telah andil dalam memberikan nasehat, tetapi yakinlah bahwa Allah mencatat setiap kebaikan yang kita lakukan.

Yuk kita saling nasehat-menasehati, agar kebaikan senantiasa memenuhi diri kita dan orang-orang di sekeliling kita. Ingat menasehati adalah mengharapkan perubahan demi kebaikan bukan ajang pamer kepintaran dan menjatuhkan orang lain. Salam nasehat !!!

Resep Nasi Goreng Sak-enjoy ala Mas

Kemarin saya sudah menulis tentang nasi goreng  aduhay yang menempati ranking 3 dalam lomba masak dalam rangka hari jadi korpri ke-42 dalam lingkup kabupaten Sleman. Kali ini saya akan menuliskan resep nasi goreng tersebut. Resep ini saya tulis sesuai dengan apa yang kemarin saya lakukan. Jadi mungkin ada sedikit perbedaan dengan resep-resep yang sudah ditulis oleh juru masak profesional. Tapi soal rasa insya Allah tidak akan menghilangkan selera. Oke kita mulai saja.

Bahan-bahan :

Nasi liwet sekira 2 porsi (dua piring ukuran biasa)
Telur 1 butir
Daging ayam rebus sesuai selera disuwir-suwir
Minyak goreng 3 sdm
Kecap 3 sdm atau sesuai selera
Saus satu sachet kecil
Sosis masak (bukan sosis yang langsung hap.. )
Air putih 3 sdm
Gula pasir 1 sdm.

Bumbu yang dihaluskan :

Bawang merah 3 siung
Bawang putih 1 siung
Kemiri  1 biji
Cabai  5 buah
Merica secukupnya / setengah sdm
Garam secukupnya
Bawang goreng secukupnya

Hiasan :

Daun seledri secukupnya
Mentimun kecil secukupnya
Tomat

 Cara memasak :

  1. Haluskan bumbu sampai benar-benar halus. Untuk lebih maknyus usahakan dengan diulek, bukan diblender.
  2. Panaskan wajan, beri minyak goreng, tunggu sampai panas. Kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan sambil diaduk-aduk selama 2 menit.
  3. Kemudian masukkan telur dan aduk-aduk sampai telur tercampur rata dengan bumbu halus tadi. Aduk-aduk kurang lebih 2 menit sampai telur agak mengental.
  4. Masukkan nasi liwet. Aduk sampai rata dengan bumbu. Aduk terus selama proses penggorengan.
  5. Beri air putih 3 sdm, kecap dan saus. Masukkan daging ayam yang sudah disuwir-suwir. Tambahkan gula 1 sdm. Aduk terus hingga merata dan matang kurang lebih 5 menit.
  6. Angkat dan biarkan agar tidak terlalu panas saat dihidangkan.
  7. Goreng sosis dan iris tipis-tipis diagonal.

Sajikan nasi goreng dalam piring datar, boleh dicetak. Kemudian beri hiasan daun seledri, mentimun dan juga sosis. Taburi dengan bawang goreng. Jadi deh nasi goreng sak-enjoy ala mas. Selamat mencoba…!!!

mas_aduhay

Tips Mempertimbangkan Pembelian Sepeda Motor

suprax 125Sepeda motor dewasa ini sudah bukan merupakan barang mewah. Artinya hampir setiap rumah mempunyai sepeda motor, bahkan tidak hanya satu unit. Berbagai jenis sepeda motor yang ada seakan menjawab kebutuhan yang berbeda-beda antara satu orang dengan orang yang lain. Mulai dari bebek, bebek sport, sport, motor gede (moge) semuanya ada. Juga dari yang fully manual, setengah manual dan matic. Dari segi teknologi ada yang menggunakan karburator maupun yang injeksi. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

Memilih sepeda motor bagi sebagian orang bukan perkara yang mudah. Banyak pertimbangan di sana – sini hingga akhirnya memutuskan untuk membeli sepeda motor. Biasanya yang menjadi pertimbangan adalah kebutuhan untuk apa, merek sepeda motor, harga  dan warna. Nah kali ini kita akan sedikit membahas tips mempertimbangkan pembelian sepeda motor. Apa saja sih yang perlu kita pertimbangkan?

Yang pertama adalah menentukan kebutuhan kita. Hal ini nantinya akan terkait dengan model motor seperti apa yang cocok dengan kebutuhan kita. Apakah bebek, matic atau sport. Sport di sini yang dimaksud adalah motor laki atau motor lanang. Jika kita akan membeli motor  dimana motor ini akan menjadi satu-satunya motor di keluarga kita sebaiknya kita memilih yang bebek atau matic. Harapannya agar semua anggota keluarga bisa menggunakan. Karena kalau motor sport biasanya ibu-ibu atau kaum wanita agak kesulitan.  Apalagi kalau harus mengangkut barang bawaan, akan kerepotan. Untuk motor keluarga memang lebih cocok motor bebek atau matic. Tetapi kalau itu motor kedua atau selanjutnya tidak mengapa kita membeli yang sport. Apalagi untuk laki-laki memang lebih cocok motor sport.

Pertimbangan selanjutnya setelah menentukan model sepeda motor adalah menentukan merek mana yang akan dibeli atau dari pabrikan mana yang akan dibeli. Di Indonesia merek yang terkenal adalah Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki. Ditambah ada Pulsar, TVS, KTM dan lain-lain. Setiap pabrikan mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Kita perlu mencari info yang lengkap mengenai keunggulan motor dari tiap pabrikan. Untuk kisaran harga sejauh pengamatan saya tidak terlalu jauh selisihnya antar pabrikan. Tapi biasanya ada tipe orang yang setia dengan satu merek sepeda motor. Dari dulu sampai sekarang kalau membeli pasti cuma satu merek itu. Atau kalau punya beberapa motor juga ternyata hanya satu merek saja. Ya itu tidak masalah, khan selera masing-masing.. Sebagai tambahan informasi menurut suara akar rumput, motor Honda lebih unggul dalam hal irit bahan bakar dan purna jual yang lumayan lebih tinggi dibanding merek lain. Tetapi dari segi tampilan yang futuristik biasanya Yamaha lebih unggul. Kalau mau yang beda dan tidak banyak beredar di jalanan adalah produk Suzuki dan Kawasaki. Sehingga terkesan lebih privasi. Hehehe…

Kemudian setelah itu kita mempertimbangkan juga harganya. Tentu saja ini berkaitan dengan kemampuan kita. Jangan sampai harga motor yang kita inginkan jauh melebihi kemampuan kita. Memang sih dealer sekarang pintar melihat peluang pasar. Menjawab setiap keinginan orang yang paling miskin sekalipun untuk memiliki motor. Lihat saja dengan DP Rp.500.000,- saja bisa bawa pulang motor. Tapi tentu saja dengan DP yang kecil, angsuran akan sangat besar. Nah untuk itu kita perlu mempertimbangkan hal ini. Apakah harga motor yang kita inginkan akan membuat keuangan kita terengah-engah atau tidak. Gak kerenlah naik motor bagus tapi utangnya besar sampai-sampai makan saja berhutang. Untuk itu kita juag perlu dewasa menyikapi. Toh intinya adalah keberadaan motor. Jika memang keuangan saat ini belum memungkinkan untuk membawa pulang motor yang diinginkan, ya kita memilih alternatif lain yang harganya lebih terjangkau. Yang aman untuk keuangan keluarga. Jika suatu saat ada rejeki cukup barulah kita beli sesuai yang diinginkan.

Pertimbangan selanjutnya yang juga tak kalah bikin agak lama bikin keputusan adalah soal warna. Memang benar motor sekarang berwarna-warni macam pelangi. Ada yang merah, hijau, biru, kuning, hitam, putih , silver dan masih ada lagi. Tiap warna dibuat berdasarkan kesenangan masyarakat terhadap warna. Tapi biasanya warna-warna yang disukai adalah hitam , merah-hitam, biru, biru-hitam, merah. Ini terkait juga dengan purna jual. Menurut informasi makelar yang pernah saya kenal, memang warna memegang peranan yang tak kalah penting dalam menentukan laku-tidaknya sebuah sepeda motor. So pertimbangkan dengan baik. Kalau motor ada rencana dijual dan kita masih ingin harganya lumayan ya pilih warna yang favorit, hitam, merah, merah-hitam, biru, biru hitam. Kalau mau yang limited edition ya pilih yang warnanya tidak favorit. Terkesan lebih customized untuk diri sendiri.

Itulah beberapa pertimbangan dalam membeli sepeda motor. Tentu saja ada pertimbangan lain. Dan itu terserah kita. Yang pasti dalam membeli sepeda motor sesuaikan dengan kebutuhan dan keuangan  jangan sampai keberadaan sepeda motor itu harus ditebus dengan ‘penderitaan’ bertahun-tahun.

rc93_slideshow_169

Setetes Darah Anda Nyawa Bagi Mereka

Donor DarahSebagai bagian dari rangkaian  memperingati hari jadi korpri yang ke-42, pada Jumat 22 november 2013 kemarin diadakan senam massal dan aksi donor darah. Alhamdulillah pada jumat itu saya berkesempatan untuk mengikuti senam massal- walau tidak mendapat doorprize satupun– yang dilanjutkan dengan donor darah. Tapi tak mengapa karena memang tujuan utama datang ke lapangan adalah untuk menyumbangkan sedikit darah yang mengalir dalam tubuhku. Setidaknya anggaplah sebagai suatu bentuk sedekah, memberikan apa yang dimiliki untuk mereka yang membutuhkan. 🙂

Mari kita sedikit mengintip informasi seputar donor darah. Selain sebagai tambahan informasi juga sebagai pelecut bagi kita yang merasa sehat untuk ikut juga menjadi donor.

Donor darah adalah proses dimana penyumbang darah secara suka rela diambil darahnya untuk disimpan di bank darah, dan sewaktu-waktu dapat dipakai pada transfusi darah (wikipedia.com). Jadi donor darah adalah aksi sukarela, siapapun boleh ikut tanpa paksaan apapun asal memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku bagi seorang pendonor darah.

Apa saja syarat dan ketentuan menjadi donor darah itu? Ini dia…

  1. Umur 17-60 tahun ( usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua)
  2. Berat badan minimal 45 kg
  3. Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius
  4. Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg
  5. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit
  6. Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  7. Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

Lalu ada pula kondisi-kondisi dimana seseorang akan ditolak menjadi donor. Ini dia…

  1. Pernah menderita hepatitis B
  2. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  3. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
  4. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
  5. Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  6. Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil
  7. Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  8. Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  9. Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin
  10. Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  11. Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
  12. Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
  13. Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan
  14. Sedang menyusui
  15. Ketergantungan obat
  16. Alkoholisme akut dan kronis
  17. Mengidap Sifilis
  18. Menderita tuberkulosis secara klinis
  19. Menderita epilepsi dan sering kejang
  20. Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  21. Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera
  22. Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
  23. Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.

Nah ternyata banyak juga khan syarat dan ketentuan menjadi donor darah.. Meskipun katanya sukarela tetapi tidak sembarang orang bisa menjadi donor darah. Tentunya hal di atas bukan untuk membatasi niat baik kita, tetapi demi menjaga keselamatan diri kita sendiri dan juga keselamatan orang lain.

Emang kalau sudah menjadi donor darah apa sih manfaat bagi kita? Kok mau-maunya menjadi donor darah. Ternyata donor darah mempunyai manfaat bagi kita sebagai pendonor dan juga bagi oranglain. Bagi kita manfaat donor antara lain :

  1. Mengetahui Golongan Darah Tanpa di Pungut Biaya. Ini bagi yang belum tahu golongan darahnya. Tapi sepengalaman saya biasanya cuma ditanya golongan darahnya apa, lalu dicatat oleh petugas.
  2. Secara teratur memeriksakan kesehatan (tiap kali menjadi donor/tiap 3 bulan sekali) meliputi : tekanan darah, nadi, suhu, tinggi badan, berat badan, hemoglobine, penyakit dalam, penyakit hepatitis A dan C, Penyakit HIV/AIDS
  3. Mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh.
  4. Pendonor yang secara teratur mendonorkan darah (setiap 3 Bulan) akan menurunkan Resiko Terkena penyakit Jantung terutama pada laki-laki sebesar 30% (British Journal Helath) seperti serangan jantung koroner dan stroke karena memungkinkan terjadinya pergantian sel darah baru. Badan merasa sehat.
  5. Nafsu makan bertambah.
  6. Menanamkan jiwa sosial

Sedangkan manfaat  bagi penerima darah :

  1. Sekali menjadi Donor dapat menolong/menyelamatkan 3 orang pasien yang berbeda.
  2. Menyelamatkan jiwa seseorang.

Nah banyak banget khan manfaatnya… Apalagi jika kita niatkan untuk sedekah maka insya Allah akan berpahala dan menambah amalan kita sebagai bekal di akhirat nanti. So, jangan lupa ketika akan mendonorkan darah niatkan untuk bersedekah semoga memberi manfaat bagi orang lain. Karena suatu amalan atau kegiatan khan tergantung niatnya…

Yuk mari bagi siapapun kita yang memungkinkan untuk menjadi pendonor darah untuk secara ikhlas memberikan sedikit darah kita. Insya Allah akan mendapat balasan yang lebih baik.

Nasi Goreng Aduhay ala Mas ….

Dalam rangka memperingati hari jadi ke 42 korpri yang jatuh pada tanggal 29 November 2013 Kabupaten Sleman mengadakan serangkaian lomba yang khusus diikuti oleh pegawai anggota korpri. Diantaranya lomba baca UUD, baca Pancaprasetya, badminton, catur, memasak nasi goring. Juga ada kegiatan amal berupa donor darah. Lomba diadakan pada waktu dan tempat yang berbeda-beda.

Dulu ketika ditawari untuk ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut saya memilih donor darah dan lomba memasak nasi goreng. Gak tahu juga sih kenapa bisa milih dua itu. Kayaknya lebih menantang untuk memasak daripada hanya sekedar membaca UUD atau Pancaprasetya. Hehehe… Dan tanggal 20 November 2013 kemarin saya betul-betul jadi ikut lomba memasak nasi goreng. Bertemakan nasi goreng aduhay yang awalnya -juga sampai akhirnya- tidak tahu apa sih yang aduhay, akhirnya ikut saja memasak nasi goreng sebisanya. Jadi meskipun lombanya bertemakan nasi goreng aduhay, saya tetap bertemakan nasi goreng sak-enjoy (sebisanya..hehehe..)

Persiapan yang dilakukan nyaris tidak ada yang special. Latihan juga tidak. Hanya sehari sebelumnya mencari-cari artikel di internet tentang resep nasi goreng yang maknyus. Waktu itu dapat resep nasi goreng jawa spesial. Malamnya baca-baca sebentar. Oiya yang sebenarnya persiapan yang jauh lebih penting adalah diskusi malam itu dengan sang belahan jiwa tentang bagaimana plating (menempatkan, menyusun makanan di piring). Selebihnya nyaris tidak ada persiapan.

Nah yang menghebohkan adalah segala peralatan yang digunakan harus dibawa sendiri. Lah… ini lomba kok malah bikin sulit peserta. Harusnya kan semua disediakan oleh panitia. Masak peserta harus kelabakan mencari-cari segala keperluan. Belum lagi informasi juga tidak lengkap. Tapi bermodal nekat akhirnya ikut juga. Tentu saja nekat bawa peralatan juga..hehehe…

Jam 09.30 dimulailah pertarungan masak antar perwakilan dinas-dinas. Informasi yang sempat disampaikan adalah lomba selama 2 jam, tapi ternyata cuma 30 menit saja waktu yang disediakan oleh panitia. Itu mulai dari memilih bahan sampai penyajian. Wuih berasa di acara master chef dah… Apalagi ada sorot kamera dan jeprat jepret kamera yang selalu mengawasi setiap gerik langkahku.. ciaaaah… sok model. Tapi beneran loh… entah kenapa sejak awal lomba itu kamera banyak yang mengerubungiku… Atau mungkin karena saya tidak memperhatikan kamera-kamera yang lain kali ya… hahahaha…

Waktu 30 menit ternyata terasa sebentar. Belum lagi selesai plating, waktu tinggal 10 menit. Plating pertama gagal. Ternyata pengaplikasian bahasan semalam sulit juga. Wuih gimana nih? Akhirnya putar otak ke kanan dan ke kiri selama satu menit dan kutemukan jawabannya. Plan B yang tidak pernah terbayangkan pun teraplikasi juga. Wuih terbayang kalauacara master chef itu kayak apa yaa paniknya kalau plan yang sudah ada harus diubah sementara waktu kian habis. Dan kayaknya plan B ini malah jadi solusi yang cepat dan bagus. Setidaknya itu menurutku sih…

Lima, empat, tiga, dua, satu…. Dan waktu habis…. Alhamdulillah sudah selesai platingnya. Tinggal menunggu hasil. Kayaknya sih sudah beres semua dan tidak ada yang kelupaan. Sip lah.. cukup puas dengan hasilnya. Setidaknya dari tampilan, soalnya rasa nasi goreng itu sama sekali tidak saya coba sebelumnya. Cuma icip-icip sedikit lalu tambah sedikit garam lagi, setelah itu tiada tersentuh lagi. Sambil menunggu penjurian saya gunakan untuk beres-beres. Biar nanti bisa istirahat sambil nunggu pengumuman. Krasak-krusuk.. sambil memasukkan barang ke tas.. dan… astaghfirullah ternyata masih ada sekuntum bunga yang masih tersimpan rapi beserta vas-nya. Yaaaaah kelupaan deh… Padahal sudah dirancang platingnya pakai hiasan bunga… Awalnya agak kecewa tapi ya mau gimana lagi… Sudah tidak bisa disusuli lagi.. Pasrah saja, yang penting sudah berpartisipasi. Dan hasilnya seperti ini :

mas_aduhay

Setelah agak lama, akhirnya diumumkan juga. Biasa lah disebut nomor dari 5 teratas. Soalnya diambil sampai juara 5. Juara 5 dengan nilai 1225 jatuh pada nomor XX (saya lupa). Juara 4 dengan nilai 1230 jatuh pada nomor XX (saya juga lupa). Juara 3 dengan nilai 1240 jatuh pada nomor 7. Juara 2 dengan nilai 1250 jatuh pada nomor XX (saya jadi lupa lagi). Juara 1 dengan nilai 1270 jatuh pada nomor 8. Kok saya ingatnya cuma dua nomor itu ya.. Yang lain saya kok lupa.

Itulah hasil dari penilaian lomba memasak nasi goreng aduhay. Dan bagi juara lomba diharapkan bersabar karena hadiah akan disampaikan pada puncak acara hari jadi kropri. Kapan itu? Saya juga lupa..Tapi yang pasti akan ada undangannya kok..

Continue reading

Tips Berkendara di Musim Penghujan

hujan 2Hujan telah tiba… Hujan telah tiba… Hore…Hore…Hore.. Musim penghujan telah datang. Hari-hari yang tadinya dikuasai oleh hangatnya mentari, kini harus berbagi dengan hujan. Musim penghujan mau tidak mau menuntut kita untuk menyesuaikan diri. Termasuk dalam hal berkendara, terutama kendaraan roda dua  agar tetap aman dan nyaman berkendara dalam kondisi hujan. Di sini saya akan berbagi sedikit mengenai tips berkendara di musim penghujan, khususnya ketika hujan datang.

  1. Sedia Jas hujan atau mantol. Sebagaimana pepatah mengatakan ‘sedia payung sebelum hujan’ maka sebelum kita berkendara pun kita harus sedia pakaian peminimalis efek hujan yaitu jas hujan atau mantol. Tujuannya agar kita tidak basah kuyup ketika melintasi jalanan di tengah guyuran hujan.
  2. Persiapkan plastik kresek atau tas anti air untuk tempat  sepatu.
  3. Bawa sandal untuk antisipasi bila sampai harus copot sepatu, kecuali kalau mau bertelanjang kaki alias nyeker.
  4. Ketika hujan mulai merintik maka waktunya kita untuk memakai jas hujan atau mantol. Jangan memakai mantol ketika sudah hujan lebat. Khan butuh waktu untuk memakainya, jangan sampai sudah basah sebelum mantol dipakai. Bila hujan di depan terlihat lebat maka lepas sepatu, masukkan kantong plastik dan masukkan k etas atau bagasi motor.
  5. Selama hujan berlangsung, pastikan berkendara dengan hati-hati. Tidak perlu ngebut, karena jalanan menjadi licin. Nikmati saja suasana berkendara di bawah guyuran hujan.
  6. Ketika hujan mereda tidak perlu segera melepas jas hujan atau mantol. Karena bisa jadi jalanan di depan masih berpotensi hujan lagi. Jadi kita tidak perlu kerepotan melepas dan memakai jas hujan lagi.
  7. Selain itu, dengan tidak segera melepas jas hujan ada tujuan lainnya. Yaitu biar sisa-sisa air hujan di jas hujan kita berkurang. Kalau saya sih syukur bisa sampai benar-benar kering. Dan biasanya sih kalau jarak dekat, melepas jas hujan kalau sudah sampai rumah. Mungkin agak aneh juga bermantol ria padahal sudah tidak hujan. Tetapi tidak masalah karena kita punya motif mengeringkan jas hujan kita.
  8. Setelah sampai tujuan lepas dan bentangkan jas hujan di tempat yang teduh agar sedikit kering.
  9. Atau kalau sudah sampai rumah langsung mandi air hangat, agar tubuh benar-benar bersih dari air hujan dan badan juga menjadi hangat. Syukur ada teh hangat dan camilan yang hangat pula.Hmmm… nikmat pastinya.. 😀

Demikian sedikit tips berkendara dalam keadaan hujan. Prinsipnya adalah JANGAN MALU MEMAKAI JAS HUJAN, DARIPADA SAKIT GARA-GARA KEHUJANAN.