Hijrah

icon_tglbk_004_320x320-500x500Momen 1 Muharram 1435 H biasanya digunakan oleh kebanyakan kita yang muslim(ah) untuk mengevaluasi diri . Meskipun sebenarnya evaluasi diri yang juga ngetren dengan istilah muhasabah tidak selalu dan tidak mesti bertepatan dengan tahun baru. Tapi memang ada beberapa momen yang digunakan oleh sebagian orang untuk muhasabah diri yang kemudian memunculkan perubahan-perubahan signifikan dalam hidupnya diantaranya ulang tahun, hari pernikahan dan tahun baru. Memang tidak ada salahnya juga. Tapi akan lebih baik bila muhasabah dilakukan sesering mungkin, tidak hanya setahun sekali.

Tanpa perlu perayaan yang besar-besaran, muhasabah yang kita lakukan diharapkan mampu memunculkan perubahan diri. Istilahnya mengepompongkan diri. Boleh jadi kita meng-ulat selama ini, kemudian kita mengepompongkan diri dan pada gilirannya akan menjadi kupu-kupu yang ganteng nan menawan, termasuk kupu-kupu jingga di sawah itu..hehehe..

Itulah sekelumit tentang apa yang biasanya terjadi pada momen pergantian tahun, baik itu tahun Masehi atau tahun Hijriyah. Kok sudah kesimpulan sih.. kirain mau panjang. Eh belum selesai itu. Kok kamu gak tanya sih. Tanya apa?. Ya tanya apa gitu, misalkan apa yang kamu lakuin menyambut tahun baru Hijriyah ini?. Emmm kalau aku sih mengepompong di gunung… Ye kok malah kamu yang cerita. Ni tulisanku, aku yang mau cerita. Kamunya tadi aku minta bertanya. Oh gitu ya.. emang suruh tanya apa sih?  Huh cape’ deeeeh… Gag gaul, kata itu dah gak jamannya lagi tauk…sekarang tuh jamannya bingit-bingit. Ciyus aja dah gak jaman kok.. :p.  Baiklah pembaca sekalian kita tinggalkan saja kawan kita yang aneh itu. Kita lanjutkan pembahasan kita.😀

Lalu apa sih yang sudah saya lakukan dalam momen tahun baru ini? Aslinya sih gak perlu juga menyampaikan ke kawan-kawan, karena kawan-kawan pasti tidak butuh info ini khan ya..Tapi ini kan blog-ku, jadi yaaa mohon maklum saja, ini tulisan kadang menceritakan tentang kehidupan saya. Hehehehe… Hijriyah berasal dari kata hijrah yang artinya pindah. Nah sesuai bingit eh banget dengan apa yang saya lakukan. Eh apa itu? Heh ngapain sih nongol lagi. Lagi mau serius ini. :-S Yeee katanya tadi suruh tanya… :-S Iya tadi suruh tanya di paragraf sebelumnya bukan di sini..😦  Oh ya sudah maap yeee… Huh cape’ deh… Woi dah gak jaman kata-kata itu.. dah dibilangin khan tadi.. Huwaaaaaa terseraaaaah gue… Em em em, maaf pembaca sekalian paragraf ini ternoda kembali dengan hadirnya kawan kita yang aneh tadi. Mari kita lanjutkan.

Sesuai kata hijrah yang artinya pindah, maka saya sekeluarga benar-benar pindah rumah. Kembali meng-gunung. Saya (kami) berharap semoga kepindahan kami bisa membawa kebaikan, semakin berkah dan semakin sholih(ah). Mohon doanya dari kawan-kawan semuanya… Dan ternyata kepindahan dari satu tempat ke tempat yang lain itu dapat menyegarkan suasana, membuat kita bertambah kawan dan saudara, membuat kita semakin menjadi makhluk sosialis (maksudnya kemampuan bersosialisasinya baik).

Mari kita manfaatkan setiap momen dalam hidup ini untuk berhijrah. Hijrah dari keburukan menuju kebaikan. Hijrah dari kebaikan menuju lebih baik dan semakin baik lagi. Tidak ada yang perlu kita khawatirkan ketika kita berazzam (bertekad) untuk berhijrah.Yakinlah bahwa akan selalu ada kebaikan di setiap gigitannya, eh setiap detiknya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s