Nasi Goreng Aduhay ala Mas ….

Dalam rangka memperingati hari jadi ke 42 korpri yang jatuh pada tanggal 29 November 2013 Kabupaten Sleman mengadakan serangkaian lomba yang khusus diikuti oleh pegawai anggota korpri. Diantaranya lomba baca UUD, baca Pancaprasetya, badminton, catur, memasak nasi goring. Juga ada kegiatan amal berupa donor darah. Lomba diadakan pada waktu dan tempat yang berbeda-beda.

Dulu ketika ditawari untuk ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut saya memilih donor darah dan lomba memasak nasi goreng. Gak tahu juga sih kenapa bisa milih dua itu. Kayaknya lebih menantang untuk memasak daripada hanya sekedar membaca UUD atau Pancaprasetya. Hehehe… Dan tanggal 20 November 2013 kemarin saya betul-betul jadi ikut lomba memasak nasi goreng. Bertemakan nasi goreng aduhay yang awalnya -juga sampai akhirnya- tidak tahu apa sih yang aduhay, akhirnya ikut saja memasak nasi goreng sebisanya. Jadi meskipun lombanya bertemakan nasi goreng aduhay, saya tetap bertemakan nasi goreng sak-enjoy (sebisanya..hehehe..)

Persiapan yang dilakukan nyaris tidak ada yang special. Latihan juga tidak. Hanya sehari sebelumnya mencari-cari artikel di internet tentang resep nasi goreng yang maknyus. Waktu itu dapat resep nasi goreng jawa spesial. Malamnya baca-baca sebentar. Oiya yang sebenarnya persiapan yang jauh lebih penting adalah diskusi malam itu dengan sang belahan jiwa tentang bagaimana plating (menempatkan, menyusun makanan di piring). Selebihnya nyaris tidak ada persiapan.

Nah yang menghebohkan adalah segala peralatan yang digunakan harus dibawa sendiri. Lah… ini lomba kok malah bikin sulit peserta. Harusnya kan semua disediakan oleh panitia. Masak peserta harus kelabakan mencari-cari segala keperluan. Belum lagi informasi juga tidak lengkap. Tapi bermodal nekat akhirnya ikut juga. Tentu saja nekat bawa peralatan juga..hehehe…

Jam 09.30 dimulailah pertarungan masak antar perwakilan dinas-dinas. Informasi yang sempat disampaikan adalah lomba selama 2 jam, tapi ternyata cuma 30 menit saja waktu yang disediakan oleh panitia. Itu mulai dari memilih bahan sampai penyajian. Wuih berasa di acara master chef dah… Apalagi ada sorot kamera dan jeprat jepret kamera yang selalu mengawasi setiap gerik langkahku.. ciaaaah… sok model. Tapi beneran loh… entah kenapa sejak awal lomba itu kamera banyak yang mengerubungiku… Atau mungkin karena saya tidak memperhatikan kamera-kamera yang lain kali ya… hahahaha…

Waktu 30 menit ternyata terasa sebentar. Belum lagi selesai plating, waktu tinggal 10 menit. Plating pertama gagal. Ternyata pengaplikasian bahasan semalam sulit juga. Wuih gimana nih? Akhirnya putar otak ke kanan dan ke kiri selama satu menit dan kutemukan jawabannya. Plan B yang tidak pernah terbayangkan pun teraplikasi juga. Wuih terbayang kalauacara master chef itu kayak apa yaa paniknya kalau plan yang sudah ada harus diubah sementara waktu kian habis. Dan kayaknya plan B ini malah jadi solusi yang cepat dan bagus. Setidaknya itu menurutku sih…

Lima, empat, tiga, dua, satu…. Dan waktu habis…. Alhamdulillah sudah selesai platingnya. Tinggal menunggu hasil. Kayaknya sih sudah beres semua dan tidak ada yang kelupaan. Sip lah.. cukup puas dengan hasilnya. Setidaknya dari tampilan, soalnya rasa nasi goreng itu sama sekali tidak saya coba sebelumnya. Cuma icip-icip sedikit lalu tambah sedikit garam lagi, setelah itu tiada tersentuh lagi. Sambil menunggu penjurian saya gunakan untuk beres-beres. Biar nanti bisa istirahat sambil nunggu pengumuman. Krasak-krusuk.. sambil memasukkan barang ke tas.. dan… astaghfirullah ternyata masih ada sekuntum bunga yang masih tersimpan rapi beserta vas-nya. Yaaaaah kelupaan deh… Padahal sudah dirancang platingnya pakai hiasan bunga… Awalnya agak kecewa tapi ya mau gimana lagi… Sudah tidak bisa disusuli lagi.. Pasrah saja, yang penting sudah berpartisipasi. Dan hasilnya seperti ini :

mas_aduhay

Setelah agak lama, akhirnya diumumkan juga. Biasa lah disebut nomor dari 5 teratas. Soalnya diambil sampai juara 5. Juara 5 dengan nilai 1225 jatuh pada nomor XX (saya lupa). Juara 4 dengan nilai 1230 jatuh pada nomor XX (saya juga lupa). Juara 3 dengan nilai 1240 jatuh pada nomor 7. Juara 2 dengan nilai 1250 jatuh pada nomor XX (saya jadi lupa lagi). Juara 1 dengan nilai 1270 jatuh pada nomor 8. Kok saya ingatnya cuma dua nomor itu ya.. Yang lain saya kok lupa.

Itulah hasil dari penilaian lomba memasak nasi goreng aduhay. Dan bagi juara lomba diharapkan bersabar karena hadiah akan disampaikan pada puncak acara hari jadi kropri. Kapan itu? Saya juga lupa..Tapi yang pasti akan ada undangannya kok..

Dan inilah koki dibalik hidangan nasi goreng tersebut….

mas_koki

Tetap bersyukur dengan hasilnya. Juara 3 tidak masalah, yang penting partisipasinya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s