Mencari Pasangan Hidup

Menunggu jawaban pertanyaan dengan siapa akhirnya kita bersanding -bagi orang yang belum menikah merupakan sebuah misteri. Di satu sisi menjadikan penasaran dan di sisi lain memberi harapan. Sebagian orang mengatakan jodoh itu tergantung bagaimana usaha kita mencarinya, sebagian lagi menyadari bahwa jodoh itu sudah ditentukan.

Sebagai orang yang belum menikah, aku berpikir bahwa sebenarnya jodoh itu memang tergantung usaha kita mencarinya meskipun itu memang telah ditakdirkan. Bahkan usaha kita itu merupakan salah satu sarana yang diberikan Allah dalam rangka menjemput takdir (menikah).

Lalu apakah kita bisa memilih pasangan hidup kita? Jawabnya, Pasti Bisa.

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji pula. dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik…..” QS. An-Nur:26

Dari sini dapat dipahami bahwa ternyata mau seperti apa pasangan kita, bisa kita usahakan. Mau yang cantik, sholehah dan menyenangkan atau yang udah gak cantik plus akhlaknya buruk? Semua tergantung kita.

Kuncinya adalah diri kita.

Kualitas diri kita akan menentukan dengan siapa kita berhak berdampingan dan siapa saja yang berhak mendampingi kita. Sebagai contoh, bila kita ingin istri yang sholeh maka diri kitapun harus sholeh pula, minimal setara , syukur bisa lebih. Kita ingin istri yang setia dan bertangungjawab, ya berarti kita harus bisa menjaga kehormatan diri dan mempunyai sikap tanggung jawab. Bahasa kerennya se kufu atau sepadan. Disini berlaku hukum kesetaraan dimana pada umumnya kita akan mendapat yang tak jauh beda latar belakangnya dengan kita. Meski kadang untuk kasus khusus bisa saja terjadi hal yang secara logika tak mungkin tapi kenyataannya terjadi juga.

So yang harus kita laukan adalah mempersiapkan diri, kalau perlu digembleng, agar pantas bersanding dengan calon pasangan yang kriterianya telah kita tentukan . Meskipun demikian niat kita harus tulus hanya untuk meraih Ridha-Nya, bukan sebatas agar dapat yang sesuai keinginan kita. Toh Alloh juga tahu apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita.

Jadi soal jodoh bukan melulu kita menunggu takdir akan tetapi kita berusaha. Lalu setelah semua usaha yang sudah dijalankan, hasilnya kita pasrahkan pada Sang Maha Kuasa.

repost kode xii-vii-mmix

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s