Persiapan Pra Nikah

PERSIAPAN-PERSIAPAN UNTUK MENIKAH

Menikah adalah penyatuan hati 2 anak manusia yang saling mencintai, dalam ikatan suci atas nama Ilahi .Sungguh berbahagia jika kita semua bisa menjalaninya dengan penuh tanggung jawab serta saling setia

Jadi, mengapa kita menikah ?

* Mencari ridho Alloh
* Sunnah Rasulullah
* Memelihara kesucian diri
* Mengembangkan ummat
* Memperkuat persaudaraan
* Menyalurkan kebutuhan biologis

Hal-hal yang perlu disiapkan antara lain sebagai berikut :

  1. Ilmu
  2. Iman
  3. Mengenal Keluarga/Calon Keluarga
  4. Fisik
  5. Material
  6. Mental
  7. Administrasi
  8. Jodoh / Calon Pasangan

1. Ilmu

Siapa yang ingin bahagia di dunia, harus tahu ilmunya
Siapa yang ingin bahagia di akhirat, harus tahu ilmunya
Siapa yang ingin bahagia di dunia juga di akhirat, harus tahu ilmunya
(Hadits.)

2.Iman

Persiapan iman adalah masalah prinsip, yang kita pegang tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Dalam agama kita memilih pasangan dengan 4 kriteria yaitu Baik Rupa, Harta, Keturunan dan Agama. Tapi utamakanlah karena agamanya.

Lebih aman mencari pasangan se-iman dengan kesholehan yang baik. Sebab jika dia bergaul dengan kita, maka dia bergaul dengan cara yang baik. Jika dia marah, maka dia marah dengan cara yang baik. Kita bisa saling mengisi dan lebih mudah dalam pendidikan anak-anak.

Agama yang berbeda antara calon suami-istri hanya akan mendatangkan masalah. Sebab masalah yang prinsipil saja sudah berbeda bagaimana dengan yang lainnya. Jika yang satu mengalah (hanya mengalah saja) akan menimbulkan luka di keluarga. Kecuali memang dia yakin sepenuh hati dengan agama barunya. Masalah beda agama dalam pernikahan juga menimbulkan akibat yang buruk bagi anak-anak. Apalagi jika bapak ibunya saling memberikan pengaruh kepada anak-anak.
So…pilihlah yang seiman dengan kita.

3.Mengenal Keluarga Calon

Kenalilah calon keluarga kita dan juga persiapkan keluarga kita untuk menerima anggota baru.Minimal kita tahu bahwa mereka adalah keturunan baik-baik, kalau bisa sekufu serta tidak memiliki riwayat penyakit menurun yang berbahaya bagi keturunan kita selanjutnya.
Yang lebih penting lagi adalah agar kita tidak menikah dengan orang-orang yang haram untuk dinikahi (baik karena pertalian darah, keturunan dan yang lainnya yang diatur oleh agama).

4.Fisik

Menikah ternyata membutuhkan juga persiapan fisik yang prima

  1. Banyak-banyaklah berolahraga agar fisik tetap terjaga ketika menikah dan untuk malam pertama
  2. Luluran ternyata bagus untuk kulit dan menambah daya tarik untuk pria dan wanita
  3. Periksakan diri masing-masing, barangkali mengidap penyakit menular/turunan
  4. Untuk wanita diwajibkan untuk disuntik TT seminggu sebelum dan sesudah menikah.

5.Material

Kita tak bisa memungkiri bahwa harta juga merupakan hal yang penting dalam berumahtangga, walau bukan segalanya. Contohnya banyak yang miskin tapi bahagia, yang kaya malah tak pernah menikmati kekayaannya.
Tapi ingatlah : ”Barangsiapa menikah untuk tujuan harta, Allah akan menyengsarakan hidupnya. Barangsiapa menikah untuk menjaga kesucian dirinya, Allah akan menyukupkan rezeki untuknya.“
So … siapkan diri untuk pintar bekerja mencukupi kebutuhan keluarga. Bukan banyaknya yang kita cari, tapi berkahnya.

6.Mental

Siap-siap saja bahwa istri/suami kita ternyata tidak seperti yang kita duga. Apalagi yang sebelum menikah bersikap tidak apa adanya, menutup-nutupi jatidiri sebenarnya.
Komunikasi adalah kuncinya. Bicarakan dengan baik segala masalah, dengan cara yang baik dan demi penyelesaian yang baik.
Pernikahan bukan: 1 + 1 = 2,  tapi  (1-1/2) + (1-1/2) = 1. Kita mengurangi sebagian ego kita, demikian juga dengan pasangan kita.

Manusia tidak ada yang sempurna demikian juga kita. Mengharapkan semua berubah sesuai dengan keinginan kita hanya akan membuat sakit di hati. Insya Alloh, di balik kekurangan pasangan kita ada ladang pahala sabar di dalamnya. Dan daripada mempersoalkan kelemahannya mengapa tidak kita pikirkan kebaikan yang dimiliki pasangan kita?

7.Administrasi

Yang ini kita laksanakan karena kita menghargai diri kita sendiri dan juga pemerintah, agar perkawinan dan anak-anak kita mempunyai kekuatan dalam hukum negara.

  1. Urus surat pengantar dari RT/RW (jangan lupa bawa KTP dan KK).
  2. Buat surat keterangan untuk ke KUA dari kelurahan
  3. Administrasi di KUA

Jika calon suami-istri di tempat yang berbeda, pengurusan surat nikah/numpang nikah dilakukan di masing-masing KUA calon suami-istri berada.

8. Jodoh / Calon Pasangan
Akhirnya setelah semua dipersiapkan maka masih ada satu lagi yang perlu disiapkan dan ini merupakan hal yang paling penting diantara yang telah disebutkan diatas yaitu jodoh atau calon istri/suami. Bagaimana mungkin kita akan menikah jika belum ada calon istri / suami.

[dari berbagai sumber]
repost kode xvii-viii-mmvii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s