La Tahzan….

Setiap kita pasti pernah merasakan masa-masa yang sulit entah sulit dalam lahir maupun sulit yang berkaitan dengan perasaan.Tak ada satupun yang tak pernah merasakan sulit. Tapi apakah kita pernah berpikir.Mengapa selalu saja ditemui orang-orang yang terlihat ceria, atau mungkin kenapa ada orang yang selalu terlihat cemberut. Apakah orang-orang yang ceria itu tak pernah mendapat kesulitan. Kita rasa tidak demikian. Atau apakah orang-orang yang selalu cemberut itu tak pernah merasakan nikmat. Kita rasa pun tak demikian. Lalu apakah yang membuat perbedaan itu? Yaitu sikap hati.

Memang setiap kita mungkin tak selalu mendapat hal yang sama dan kemungkinan besar takkan pernah ada orang yang mengalami hal yang serupa sama persis. Itulah hidup. Setiap orang mengalami berbagai tingkatan persoalan, sesuai dengan kemampuannya. Sungguh adil bukan?

Alloh telah berfirman bahwa :” Aku tidak membebani suatu kaum melebihi batas kemampuannya.”

Dan yakinlah bahwa semua itu akan membentuk diri kita. Ingatkah kita bila semua yang terjadi pada diri kita adalah kehendak Alloh untuk membentuk diri kita. Yup itulah proses. Yang akan membentuk kita dari satu keadaan ke keadaan lain yang lebih berkualitas. Adakalanya kita mengeluh kenapa sebuah persoalan begitu sulit kita atasi, seakan-akan tak ada yang lebih menderita dari diri kita.

Tapi ingatkah kita bahwa di luar sana akan kita jumpai beribu manusia dengan persoalan yang jauh lebih besar?
Ingatkah kita di luar sana orang-orang miskin berjuang hanya untuk sekedar bisa makan?
Ingatkah kita di sana ketika direktur perusahaan mengalami kebangkrutan dan di tagih hutang?
Ingatkah kita bahwa masih banyak anak-anak yang mengalami penderitaan karena kehilangan orang tua?
Ingatkah kita teman-teman kita yang terbaring di rumah sakit?

Dan masih banyak lagi yang lain. Semua itu persoalan. Semua itu bagian dari proses.Proses yang mau tidak mau harus kita jalani bila ingin menjadi manusia yang lebih baik.

Tak bisa dipungkiri bahwa kita akan merasa sedih atau marah ketika persoalan itu baru datang. Itu manusiawi. Namun akankah kita harus terus larut dalam kesedihan dan kemarahan sepanjang waktu. Bukankah kita sadar sedih dan marah tak akan mampu menyelesaikan persoalan. Seharusnyalah kita sadar bahwa kesedihan itu bagian dari hidup kita. Pernahkah kita merasakan bahagia? Bagaimana kita memperlakukan kebahagiaan tersebut? Kalau kita saja dapat menghadapi kebahagiaan mengapakah kita sulit untuk menghadapi kesulitan. Bukankah keduanya sama-sama rasa yang diberikan oleh Alloh kepada kita.

Memang kita akui merasakan kebahagiaan lebih menyenangkan dan kita bisa lebih bertahan dengannya karena kebahagiaan adalah sesuatu yang diinginkan jiwa. Berbeda dengan kesedihan yang hampir semua manusia tidak mau mengalaminya karena jiwa sulit menerima kesedihan.Dan sampai kapanpun hal itu akan tetap berbeda dalam penerimaan manusia.

Tapi ingatkah kita bahwa setelah kesulitan ada kemudahan. Mengapa kita tak berpikir bahwa persoalan ini pasti akan berakhir.Dan yakinlah jika kita bisa memperlakukan persoalan dengan baik , maka kita akan mendapat kesudahan yang baik pula. Sikap hati yang utama. Asalkan kita bisa memperlakukan persoalan sebagaimana mestinya, tidak dilebih-lebihkan,namun tak pula diremehkan, insya Alloh kita akan merasa lebih baik dan menjadi lebih baik. Kembalikan semua pada Alloh. Yakinlah bahwa ketika kita pasrahkan dengan benar semua persoalan hanya pada Alloh niscaya Alloh akan membimbing kita menuju kehendak-Nya.

Ketika kita mendapat kesulitan, kesedihan dan kesempitan perbanyaklah membaca istighfar. Boleh jadi kesulitan, kesedihan dan kesempitan itu ada karena pekatnya noda dalam hati. Ketika hati sudah pekat dengan noda dosa maka bagaimana mungkin cahaya Illahi akan menembus dan menerangi hati. Untaian istighfar sedikit demi sedikit akan mengikis lapisan-lapisan noda sehingga cahaya itu akan masuk dan menerangi hati. Jangan biarkan hati semakin pekat dengan kesedihan berkepanjangan. Dengarkan kata hati, dia kan menuntunmu menuju jalanNya. La Tahzan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s