Banyak Alasan Untuk Malas


Suatu hari Spongebob mendapat tugas dari Mrs. Puff untuk menulis hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan ketika lampu merah (di jalan) menyala. Pulang ke rumah nanas-nya Spongebob bersiap dengan pensil dan kertas kosong. Ia-pun terlihat akan memulai pekerjaan rumahnya. Tiba-tiba saja ia merasa lapar. Ia berpikir kalau perut lapar maka tak mungkin ia dapat berpikir jernih. Lalu ia meninggalkan meja kerjanya dan mulai menuju dapur. Mengambil sedikit makanan untuk mengenyangkan perutnya. Tak lama kemudian perutpun sudah kenyang. Berpikir lagi, tak baik jika habis makan langsung kerja. Baiknya nonton televisi dulu. Walhasil Spongebob menonton televisi sejenak. Kemudian tiba-tiba ia teringat tugasnya yang belum dikerjakan. Dengan segera ia menuju meja kerjanya. Bersiap menulis sesuatu….

Belum mendapat satu kalimatpun, ia teringat si Gery yang belum diberi makan. Karena tanggungjawabnya maka ia memberi makan Gery terlebih dahulu. Menunggu Gery menghabiskan makanan, ia melihat rumahnya yang kotor. Ia berpikir lagi bagaimana mungkin bisa mendapat ide kalau rumahnya kotor. Lalu ia mengepel seluruh lantai dan dinding. Akhirnya sampai malam hari tugasnya belum dikerjakan. Tiba-tiba listrik padam dan Spongebob harus mencari lilin. Beberapa lama akhirnya lilinpun menyala. Tapi belum satu kata-pun tertulis. Ia-pun sampai tertidur di atas kertas kerjanya. Ia bermimpi dikejar-kejar oleh jam dinding, ia dipermainkan oleh pensil dan kertas dan yang mengerikan rumahnya terbakar oleh api. “Spongebob mengapa kau sia-siakan waktumu” begitu kata jam dinding dan rumahnya.

Spongebob terbangun dan dengan takut ia membalik kertasnya. Sudah berapa kata yang dia tulis. Ternyata baru sebuah kata “THE”. Ia melihat jam dinding yang menunjuk pukul 08.55. Padahal kelas dimulai pukul 09.00. Dengan terburu-buru akhirnya ia mendapat ide apa saja yang tak boleh dilakukan saat lampu merah menyala. Setelah dengan perjuangan kilat tugas itupun selesai dan dengan semangat Spongebob berlari menuju kelas. Namun ia terkejut karena kelas kosong. Mrs. Puff datang dan memberitahu bahwa ada rapat dan tugas boleh dikumpul lain hari. Yaah…..

————————–o))———————————–

Itu sekilas cerita dari Spongebob yang dinarasikan sendiri oleh penulis. Jika ada beberapa urutan yang tidak tepat atau kurang yaa mohon dimaafkan. :)

Kembali ke pokok inti. Sebagian kita pernah mengalami hal yang mirip dengan cerita tersebut. Kita sering menunda pekerjaan dengan alasan ada pekerjaan lain yang lebih penting. Tapi setelah dicermati ternyata itu hanyalah pelarian kita untuk menghindari tugas yang menjadi kewajiban kita. Kita suka menunda-nunda pekerjaan sampai akhirnya kita akan kewalahan sendiri karena harus terburu-buru mengerjakan. Memang ada pula yang berpedoman pada rumus “Dalam kondisi terdesak, manusia akan mengeluarkan kemampuan lebih dari biasanya.” Jadi ia menunggu terdesak dulu baru mengerjakan.

Tapi ingat, yang namanya terburu-buru, dalam banyak hal mengakibatkan hasil yang tidak baik. Segala sesuatu itu akan bagus jika direncanakan, dikerjakan dengan teliti dan cermat. Kesalahan akan menjadi minimal ketika kita bekerja dengan tenang jauh dari rasa terburu-buru. Oleh karena itu pergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Jika ada tugas maka segera dikerjakan, setelah selesai maka bergantilah dengan pekerjaan lain. Faidza faroghta fanshob.

 

One thought on “Banyak Alasan Untuk Malas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s