Pantai Baru : Tempat Wisata Yang Masih Perawan


DSC07159Libur panjang kemarin tanggal 31 januari 2014 – 2 Februari 2014 merupakan waktu yang tepat bagi sebagian kita untuk berlibur. Apalagi saya yang biasanya hari Sabtu tetap masuk, kok ndilalah hari itu diliburkan. Ya meskipun harus mengganti di minggu selanjutnya. Artinya seminggu depannya pulang agak mundur sekitar satu jam. Liburan kali ini di tempat mbah-nya Aisha di Kulon Progo. Tanggal 1 Februari pagi bundanya Aisha mengajak untuk ke pantai. Letak rumah yang memang dekat dengan pantai menjadikan pantai merupakan alternatif yang paling  logis untuk dikunjungi. Pantai Trisik, Pantai Bugel, Pantai Glagah, Pantai Kuwaru, Pantai Baru dan masih ada lagi.

Dikarenakan sudah pernah ke Trisik, Bugel, Glagah maka opsi Pantai Baru menjadi pilihan yang paling menggiurkan. Secara belum pernah ke sana. Hehehe… Memang ternyata pantai Baru ini belum terkenal. Bila dibandingkan dengan pantai Kuwaru pastilah akan lebih banyak orang yang kenal dengan pantai Kuwaru. Tapi justru karena hal inilah yang menjadikan kami tertarik untuk ke sana. Saya kira mafhum bila di Indonesia ini tempat wisata yang sudah terkenal biasanya sudah tidak seelok ketika belum dikenal dan dikunjungi banyak orang. Makanya tidak heran bila ada yang komentar ketika datang kedua kalinya ke sebuah pantai. “ Pantainya sudah gak kayak dulu lagi… dulu tuh gak banyak sampah, warung-warung gak berjejalan kayak gitu.. dan suasananya masih bagus.. “ Lantas ini jadi tanggung jawab siapa ya?

Nah ini jadi PR buat kita semua. Kita sebagai pengunjung juga punya kewajiban untuk melestarikan tempat wisata. Jangan buang sampah sembarangan. Kemudian untuk pengelolanya, sebaiknya jarak sekitar 400-500 meter dari batas pantai merupakan area yang steril dari warung makan maupun fasilitas-fasilitas tambahan yang mana kalau boleh dibilang sangat mengganggu keasrian dan kealamian tempat wisata. Tak jarang ketika kita pergi ke suatu pantai, kesan pertama atau pemandangan pertama yang kita temui adalah banyaknya warung-warung makan, pedagang souvenir ataupun penjaja yang lain. Mirip pergi ke pasar malam.

DSC07163Pantai Baru berlokasi di dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul. Kalau dari tempat mbah-nya Aisha yang berlokasi di Kranggan, Kulon Progo sekitar 20 menit perjalanan. Kalau dari arah kota Jogja tepat sebelum jembatan Srandakan ambil jalan aspal ke kiri. Terus saja lalui jalan tersebut sambil menikmati pemandangan yang, menurut saya, bagus. Ya iyalah orang gunung melihat tempat di pesisir pastilah bagus..hehehe.. Nanti akan ketemu dengan pertigaan yang ada plangnya KIRI : PANTAI KUWARU dan KANAN : PANTAI BARU. Ambil kanan. Sebelum masuk pantai  kita akan disuguhkan pemandangan kincir angin yang banyak. Memang di sana menjadi salah satu tempat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid. Dan juga tambak udang.

DSC07160 DSC07195

Kebetulan karena kami ke sananya pagi sehingga belum ada pungutan di TPR, hanya karcis parkir seharga 2000 rupiah. Sesampainya di sana kesan pertama kami adalah BAGUS. Melihat tempatnya yang masih bersih, warung-warung yang tidak berjejal, pohon cemara udang yang tumbuh sepanjang pantai dan yang pasti masih bisa langsung melihat air laut.

Pantai Baru menyuguhkan pemandangan yang masih asri, dengan barisan cemara udang yang tertata rapi menjadikan kami menikmati suasana yang indah. Aisha dengan senangnya bermain pasir, ayunan dan buah cemara udang. Pada kesempatan itu kami juga menjajal ATV yang memang disediakan untuk disewa. Andai Gratis mungkin akan lebih menarik kali ya.. Tapi siapa yang akan membiayai operasionalnya?.Dengan merogoh 25.000 rupiah untuk durasi sekitar 15 menit saya kira harga yang pantas. Lha wong prakteknya bisa lebih dari 15 menit kok..hehehe.. Itu yang bilang pengelolanya lho..Dan ternyata naik ATV tak semudah yang saya bayangkan sebelumnya. Kirain semudah mengendalikan motor. Eh ternyata sulit juga. Bahkan awal mau jalan hampir saja menabrak pohon cemara. Tapi Alhamdulillah bisa mengerem dengan tepat dan selamat. Pengalaman naik ATV tentunya menjadi pengalaman yang menarik, mungkin akan lebih menarik jika tarifnya dikurangi. Saya yakin akan semakin banyak yang menyewa. Memang nantinya perlu ada jalur khusus untuk ATV dimana jalur itu tidak banyak lalu-lalang pengunjung.  Biar gak kayak jalan raya. Hehehe… Sayangnya belum ada kuda yang kami jumpai di sana. Mungkin akan menarik jika disewakan juga. Lebih terkesan alamiahnya.

DSC07164 DSC07165      DSC07190

Untuk menghemat pengeluaran terkait makanan, kami membawa sendiri perbekalan dari rumah. Memang sih di sana sudah banyak warung makan. Tapi rasanya jika makan di sana pastilah ongkos wisata keluarga kami akan melonjak. Padahal tujuan awal adalah wisata murah, meriah dan berkesan. Tapi bagi pengunjung luar kota tidak perlu khawatir akan kelaparan. Silahkan pilih menunya sesuai selera, lalu bayar sebelum pulang. Juga yang pengen beli ikan segar juga ada yang menyediakan.

DSC07181

Setelah puas menikmati ciptaan Allah tersebut kamipun pulang. Tapi sebelum pulang ada baiknya mampir ke tambak terlebih dahulu. Menurut informasi yang saya peroleh tambak udang yang dikelola oleh masyarakat sudah merambah pasar ekspor. Jadilah kami tertarik untuk mengunjuginya walaupun tidak beli. Ya kembali ke tujuan semula wisata murah meriah dan berkesan. Hehehe..

Dalam perjalanan pulang, Aisha dengan sukses tertidur begitu naik motor. Mungkin karena kelelahan dengan aktifitas di pantai dan kamipun senang, setidaknya telah mengenalkan anak semenjak kecil dengan alam ciptaan Allah berupa pantai. Dan selanjutnya siap menanti pantai-pantai yang lain.

Sebagai tambahan informasi bahwa ternyata pantai Baru masih dikelola swadaya oleh masyarakat di sana. Saya rasa itu menjadi suatu hal yang bagus sehingga benar-benar mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sana.

2 thoughts on “Pantai Baru : Tempat Wisata Yang Masih Perawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s