Bilamanakah Akan Tersadar

Kapan engkau mau berbenah
sedang waktu terus bertambah
Kapan engkau mau berubah
sedang masa terus melangkah

Berpikir di saat tak tersentuh
memunculkan keraguan asa
Berbuat di kala semangat memudar
melelahkan jasad tanpa makna

Usia
kadang hanya dimaknai sebagai tambahnya waktu
terlupa bahwa usia adalah waktu yang tersisa
yang tak seorangpun tahu masih berapa

Amalan
Kadang dianggap sebagai tumpukan semu
Yang tak nyata dipandang mata
Meski itulah sang teman setia kita

Iman dalam diri terlihat kurus tak terurus
Terlantar tanpa suapan ruhiyah
Lemah bertambah
susah payah

Sementara hawa nafsu
Tertawa sehat ceria
berbusana rapi siap menggelincirkan manusia
menghancurkan tapi terawat

Kapan dirimu akan berbenah
Jika tiba saatnya siapkah?
Ah diri betapa bodohnya dirimu
terpedaya dunia yang fana

Akankah engkau perpanjang keburukan
padahal kebaikan itu menyenangkan
meski bermula kepahitan
sedang dosa itu menyedihkan
meski awalnya keindahan

[a.mas]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s