Tips Memilih Tempat Tinggal

Bagi sebagian pasangan muda, tentu yang sudah menikah, tempat tinggal merupakan hal pokok yang mesti dipersiapkan. Memang biasanya sebelum menikah sudah ada rencana untuk tinggal dimana. Ada yang ingin tetap tinggal dengan orang tua, namun ada juga yang ingin hidup mandiri.  Hidup mandiri artinya tidak tinggal serumah dengan orangtua. Hidup mandiri ini juga terbagi menjadi dua yaitu yang tinggal di rumah sendiri dan yang menjadi ‘kontraktor’ (mengontrak rumah-red- hehehe…). Bagi yang mengontrak rumah, tentu bukan cita-cita untuk mengontrak rumah sepanjang hayat. Tetapi sebagai tempat tinggal sementara selama belum bisa memiliki rumah sendiri.

Nah ternyata memilih lokasi dimana kita akan tinggal juga perlu beberapa pertimbangan. Kita pasti tidak asal-asalan, asal ada rumah dikontrakkan lalu kita dengan cepat langsung memastikan. Tetapi biasanya kita sudah survey ke beberapa lokasi. Kemudian dengan berbagai pertimbangan, barulah kita putuskan mau tinggal dimana. Berikut ini beberapa pertimbangan yang mungkin perlu dijadikan alasan memilih lokasi tempat tinggal.

  1. Lokasi / Alamat

Lokasi atau alamat ini berkaitan dengan akses yang akan kita manfaatkan. Jika kita termasuk orang yang mobilitasnya tinggi serta menginginkan kemudahan akses layanan publik maka daerah perkotaan bisa menjadi alternatif utama. Namun jika ingin daerah yang sejuk, nyaman dan tenang bisa memilih daerah pedesaan. Akan tetapi biasanya pertimbangan yang lebih mempengaruhi adalah tempat kerja atau rumah orangtua. Tak dapat dipungkiri bahwa dekat dengan tempat kerja akan lebih menghemat waktu dan juga biaya transportasi. Ada juga yang memilih lokasi karena dekat dengan orangtua. Hal ini dimaksudkan agar lebih sering mengunjungi orangtua atau kalau ingin menitipkan anak bisa lebih mudah.

  1. Lingkungan sekitar

Selain memilih lokasi sebagai pertimbangannya, lingkungan sekitar juga perlu dipertimbangkan. Hal ini bertujuan agar kita lebih mudah menjalani kehidupan bermasyarakat. Akan lebih menyenangkan tinggal di lingkungan yang banyak anak kecil ketika anak-anak kitapun masih kecil. Akan lebih membuat betah tinggal di pedesaan ketika kita terbiasa dengan kultur pedesaan ( orang desa – red ). Sebaliknya juga akan lebih mudah tinggal di perkotaan jika kita terbiasa dengan kultur orang kota. Yang penting pastikan terlebih dahulu apakah lingkungan yang nantinya kita akan tinggal di sana sudah sesuai dengan kondisi kita atau belum.

  1. Akses fasilitas umum

Tentu selama kita tinggal di suatu tempat pasti akan memiliki kebutuhan terhadap fasilitas umum. Entah itu tempat ibadah, rumah sakit atau puskesmas, toko-toko dan lain-lain. Pastikan bahwa fasilitas umum tersebut mudah dijangkau. Semisal terpaksa malam-malam harus ke rumah sakit maka akses ke sana juga mudah.  Tinggal di tempat terpencil tidak masalah asalkan kita bisa dengan mudah mengakses tempat-tempat tersebut sewaktu-waktu.

  1. Harga Rumah atau sewa/kontrak

Yang tidak kalah penting dalam mempertimbangkan pemilihan tempat tinggal adalah harganya. Sesuaikan dengan budget yang kita miliki. Jikapun harus menambah lagi maka pastikan tidak memberatkan keuangan kita.

Sebenarnya masih banyak pertimbangan-pertimbangan yang lain, tetapi empat hal di atas saya rasa sudah cukup mewakili.  Semoga bermanfaat. Selamat berburu tempat hunian. J

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s