Agar asap dapur tetap ngebul…

Sudah beberapa hari blog ini tidak menyajikan hidangan baru. Menu-menu lawas masih saja menjadi pajangan di halaman utama. Agaknya pemilik blog sedang kehabisan ide mau menulis tentang apa. Padahal banyak banget yang bisa dijadikan bahan tulisan. Dari pengalaman pribadi, kejadian-kejadian di sekitar maupun berita-berita panas politik yang kian melenceng dari fakta yang ada. Tapi ternyata juga tidak ada satupun yang menjadi rangkaian kata-kata.

Mencari-cari alasan agar menjadi pembenaran untuk tidak adanya hidangan baru. Tapi bagaimana lagi semangat untuk ‘memasak’ kata-kata tersebut menjadi hidangan yang lezat ternyata sedang menjauh pergi. Tapi kan ada alasannya. Kemarin-kemarin sibuk untuk pemberkasan. Insya Allah akan melanjutkan studi. Semoga bisa lolos. Aamiin… Selain itu juga membuat usulan DUPAK yang ternyata juga menyita waktu saya setelah sebelumnya mengajar pelatihan selama hampir 30 hari lamanya.

Dan sekali lagi tulisan inipun seakan menampilkan pembenaran bagi tidak adanya hidangan baru. Tapi saya berharap semoga tulisan ini menjadi awal setelah sekian lama vakum. Bahasa gampangnya sebagai awal agar asap dapur tetap ngebul. Sekaligus ini menandai tulisanku yang ke 201. 😀

Advertisements