Selamat Hari Lahir Nak….

Hari ini Ahad 12 Oktober 2014. Sore yang cerah namun tidak membikin panas, terduduk sendiri di kios apotek. Sedianya mengerjakan tugas sekaligus belajar untuk persiapan UTS besok hari. Tapi teringat hari ini adalah hari yang spesial, bagi kami sekeluarga terutama si kecil. Meskipun untuk hari yang spesial ini tak ada hal yang istimewa yang kami berikan kepada si kecil. Maaf ya sayang..

Dua tahun yang lalu, tepatnya Jumat 12 Oktober 2012 dia terlahir ke dunia ini. Tangis yang keras membahana, sebuah kelegaan bagi tim dokter yang berusaha membuat dia menangis setelah berhasil diambil dari rahim sang bunda. Tentu saja kelegaan yang lebih lagi bagi kami orangtuanya, saya sendiri sebagai ayah di bayi tersebut. Ada nuansa haru dan syukur demi mendengar tangisnya. Untuk pertama kali dalam hidupku statusku berubah. Mulai saat itu aku adalah seorang ayah, melengkapi gelar sebelumnya sebagai suami. Sungguh sebuah kebahagiaan yang tak terkira. Sebuah anugerah Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Anugerah yang juga sekaligus menjadi amanah. Sebagaimana amanah nanti kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Doakan ya Nak semoga ayah bisa mempertanggungjawabkanmu.

Kini dua tahun sudah saya menyandang status sebagai ayah, sebuah gelar dari universitas kehidupan. Yang berarti pula dua tahun sudah engkau menatap dunia ini Nak. Banyak hal yang telah engkau pelajari, banyak hal yang telah engkau lewati. Telah engkau dapati ayah-bundamu yang selalu menyayangimu, memelukmu, mengecup kening dan pipimu. Tapi di waktu yang lain, ada sedikit kata-kata yang tidak mengenakkan bagimu, perlakuan yang seharusnya tidak engkau terima karena engkau masih kecil. Bukan berarti ayah bunda tidak sayang, sama sekali tidak demikian. Ayah bunda tetap sayang padamu. Ketika ayah bunda berkata sedikit keras, sebenarnya ada jerit batin yang jauh lebih keras. Ketika ayah bunda membiarkanmu menangis, sebenarnya ada tangis dalam hati ayah dan bunda. Bukankah menyakiti orang terkasih dan tersayang itu sejatinya menyakiti diri sendiri, bahkan dua kali lipatnya.

Segala lika-liku kehidupan sedikit banyak telah engkau cicipi Nak. Tentu masih banyak hal yang harus engkau pelajari, masih banyak hal yang perlu engkau ketahui. Insya Allah ayah dan bunda setia mendampingimu. Dan di hari lahirmu ini ayah dan bunda ingin mendoakan bagimu , barakallahu fi umrik ya Aisha. Semoga Allah senantiasa memberimu perlindungan, kasih sayang dan pertolongan-Nya. Semoga Allah memberikan yang terbaik bagimu baik dunia dan akhirat. Maaf ayah dan bunda tidak bisa memberikan sekedar apa yang bisa engkau ingat di masa depan bahwa dalam usia dua tahunmu engkau mendapat sesuatu. Tapi percayalah bahwa ayah dan bunda senantiasa menyayangimu.🙂

* teruntuk anakku yang tersayang Aisha Hanania Azalea.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s