Semakin sibuk, semakin banyak membaca Al-Quran (Meraih Keberkahan Waktu)

Dulu semasa kuliah pernah mendapat cerita mengenai seorang mahasiswa Kedokteran UGM yang setiap harinya mampu emmbaca 5 juz dari Al-Quran. Sebuah cerita yang kala itu sangat mengagumkan dan membuat saya terheran-heran. Bagaimana tidak, tentu kita paham bahwa mahasiswa kedokteran memiliki aktifitas yang bejibun, yang mungkin saja lebih sibuk daripada saya yang kuliah di fakultas MIPA tetapi bisa membaca 5 juz dalam sehari. Bandingkan dengan saya waktu itu yang tertatih-tatih hanya demi membaca satu juz dalam sehari sementara aktifitas juga biasa-biasa saja.

Dan kisah-kisah yang membuat saya kagumpun berlanjut sampai sekarang. Seorang anggota dewan (DPRD provinsi) yang membaca setidaknya 3 juz dalam sehari diantara aktivitasnya yang banyak sebagai penyambung aspirasi rakyat. Belum lagi cerita seorang gubernur yang sempat-sempatnya tilawah di dalam pesawat (alih-alih digunakan untuk istirahat) di sela-sela aktivitasnya sebagai pemimpin sekaligus pelayan rakyat. Dan masih banyak kisah lain yang serupa. Belum lagi kisah para sahabat Nabi dan ulama-ulama terdahulu dimana rata-rata mengkhatamkan Al-Quran dalam tiga hari saja. Kisah yang sangat begitu hebat.

Dulu saya merasa heran dan sudah saya katakan tadi bahwa saya begitu kagum dengan mereka yang kalau boleh dibilang semakin sibuk semakin banyak membaca Al-Quran. Dalam pikiran logika saya tentu hal yang tidak mungkin ketika kita banyak tugas tetapi justru waktu-waktu yang kita miliki digunakan untuk kegiatan lain. Pengalaman saya selama ini membuktikan bahwa ketika sibuk sedang mendera maka yang dipikirkan adalah bagaimana tugas segera selesai. Konsekuensinya tidak ada waktu luang selain untuk mengerjakan tugas tersebut. Sehingga dalam kesimpulan saya kisah-kisah di atas hanya terjadi pada orang dengan tingkat keimanan yang tinggi dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melakukan hal tersebut.

Tetapi ternyata kesimpulan saya masih belum mendapatkan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Justru kenyataan bahwa orang-orang yang semakin banyak aktivitasnya semakin sering membaca Al-Quran memiliki alasan logis. Sebuah alasan yang bisa menjadi penyemangat bagi kita untuk lebih sering membaca Al-Quran. Dan alasan logis tersebut adalah keberkahan waktu yang dimiliki, sehingga dengan adanya keberkahan waktu maka setiap tugas dan pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih baik. Bedakan dengan waktu yang tidak terdapat keberkahan di dalamnya, detik demi detik berlalu begitu cepat namun seiring berlalunya waktu tidak menghasilkan sesuatu yang berguna. Banyak waktu terbuang sia-sia. Boleh jadi ia terlihat sangat sibuk tetapi hasil dari kesibukannya tidak terlihat.

Lalu bagaimana mencapai keberkahan waktu tersebut? Waktu bukanlah milik manusia, waktu adalah milik Allah swt. Dan yang dapat memberikan keberkahan kepada waktu tak lain tak bukan hanyalah Allah swt. Maka dari itu barangsiapa yang lebih dekat kepada Allah swt maka semakin besar peluang mendapat keberkahan dalam waktunya. Dan salah satu hal yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah swt adalah dengan membaca Al-Quran. Semakin banyak kita membaca Al-Quran semakin banyak kita mengingat Allah swt, semakin kita dekat kepada-Nya. Maka tak heran bagi mereka yang dekat kepada Allah seakan segala urusan dimudahkan, waktunya sangat efektif dan efisien, setiap kesulitan mendapatkan jalan keluarnya dan ada saja rejeki yang mampir ke tangannya.

Kesimpulannya, semakin banyak tugas dan tanggungjawab kita maka semakin ‘wajib’ bagi kita untuk memperbanyak membaca Al-Quran. Membaca Al-Quran tidak hanya dilakukan jika memiliki waktu luang saja tetapi justru membaca Al-Quran harus dilakukan kapanpun kita ingin keberkahan waktu. Rumusnya “ Semakin sibuk kita, semakin sering kita membaca Al-Quran. “

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s