Salam Kompeten…

Rabu, 25 Juli 2018 menjadi salah satu hari penting dalam karir saya sebagai asesor. Yup, alhamdulillah setelah melakukan asesmen di BLK Kebumen tepat satu bulan yang lalu saya mendapat job lagi untuk melakukan asesmen. Kali ini bertempat di BLK Bantul yang beralamat di JL. Parangtritis Km.12, 5, Jetis, 55781, Bakulan Kulon, Patalan, Kec. Bantul, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55781.

Ceritanya minggu lalu tanggal 18 Juli 2018 saya ditelpon oleh Manager Sertifikasi LSP BLK Surakarta yaitu pak Digdo. Namun karena tidak tahu, biasa kalau sudah di rumah jadi tidak perhatian sama hape, maka baru tahu setengah jam kemudian. Karena mungkin penting makanya saya balik telpon. Daaaan ternyata kabar baik… Saya diminta mengases tanggal 25 Juli 2018. Tanpa banyak alasan meski terbayang jadwal pelatihan saya iyain saja. Kesempatan langka nih… Ambil saja.. Insya Allah siap pak, jawab saya.

Rabu pagi setengah 8 kurang 9 menit perjalanan menuju lokasi dimulai. Setelah salim dan sun-sun istri serta anak-anak saya mantap meniti jalanan menuju BLK Bantul. Bismillah. Keluar kompleks perumahan menuju jalan Turi ke arah timur melintasi rute harian ke kantor. Melewati kantor pas belum apel pagi, tapi tentu saja tidak mampir. Sudah terlambat.

Perempatan Balong ke timur menuju jalan Kaliurang relatif lengang. Tapi memasuki jalan Kaliurang tepatnya di utara kampus UII lalu lintas mulai padat. Maklumlah pagi hari jam segitu masih banyak yang dalam perjalanan menuju tempat kerja atau kuliah. Bangjo Besi ke timur kembali lengang. Pom bensin belok ke selatan arah Babadan juga lengang. Jalur alternatif bagi yang jenuh dengan kemacetan.

Melalui jalan raya Tajem rute harian ngajar pelatihan di Maguwoharjo. Mampir sebentar nitip tugas untuk dikerjakan siswa hari itu. Oh iya ketugasan saya menguji di BLK Bantul ini tentu saja sudah seijin kepala kantor sehingga legal dan sah.. 😀

Ternyata perjalanan ke BLK Bantul ini tidak seperti yang saya bayangkan. Bayangan saya lancar jaya tanpa macet.. Eh ternyata kok ya macet juga.. Ya salah saya sih membayangkan kota tanpa macet. 😀 Bahkan perempatan Janti masya Allah padatnya. Saya sengaja ambil jalur ringroad karena itu lebih cepat dibanding lewat dalam kota. Rasa lega setelah masuk Jalan Parangtritis. Ancer-ancernya kalau dari arah timur sudah melewati Hotel Ros-In lalu belok kiri atau ke selatan.

Dari situ saya hanya fokus bahwa nanti akan melewati ISI Yogyakarta, Taman Gabusan, Bangjo (yang ternyata dua tempat, kirain cuma sekali.. 😀 ). Setelah bangjo kedua maka sebelah kanan adalah lokasi BLK Bantul. Alhamdulillah setengah 9 sampai. Ternyata kelas UJK sudah dimulai karena memang rencana jam 8 mulai. Yah malu gak malu sih.. Tapi alhamdulillah bisa langsung tune-in.. Daaan proses asesmen berlangsung sampai jam 15.00 WIB..

Pulangnya diminta mampir beli martabak 100 rasa di Jalan Imogiri Timur No. 113. Tapi belinya cuma yang 1 rasa. Coklat saja. Pertimbangan ekonomis..Hehehe… Perjalanan pulang tak kalah macet. Perempatan Maguwoharjo sudah beberapa kali lampu merah berganti-ganti baru bisa lolos. Eh di perempatan pasar Setan juga macet. Untungnya mulai perempatan timur stadion sudah lancar.

Karena trauma macet maka pom bensin jalan Tajem ambil kiri. Arahnya nanti sampai bangjo pakem dan ambil barat sampai jalan Palagan Tentara Pelajar ambil kanan sampai Jalan Turi dan sampailah di rumah 7 menit setelah adzan. Alhamdulillah hari yang cukup melelahkan tapi menyenangkan..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s