Pamer Suami….

Suatu waktu gak sengaja membaca status yang dishare di facebook. Isinya kurang lebih bercerita tentang bagaimana beruntungnya si penulis status ini (wanita) memiliki seorang suami yang dia anggap kategori super. Alur ceritanya sangat bagus dan saya yakin akan membawa emosi tersendiri bagi pembacanya terutama sesama wanita.

Iseng-iseng saya lihat komentarnya. Dan benar… Komentatornya mayoritas wanita. Ada yang komentar dengan ngetag suaminya, ada juga yang mengucapkan selamat kepada si penulis status karena mendapat suami yang sangat baik, ada juga yang mupeng pengen punya suami seperti itu…

Tapi…. saya sendiri merasa terusik dengan status tersebut. Menurut saya dan mungkin kebanyakan laki-laki, sosok yang diceritakan itu biasa saja. Gak ada yang spesial… Jiah cemburu kali? Iya cemburu karena pasangan gak mau nulis status serupa di facebooknya.. Hahaha…

Tapi terlepas dari itu semua, status tersebut menurut saya tergolong pamer. Entah tujuannya untuk apa, entah untuk menunjukkan betapa berharganya suaminya, atau mengatakan betapa beruntungnya si istri. Gak pernahkan terbersit perasaan wanita yang membaca status tersebut yang mana suaminya gak seperti yang diceritakan..

Saat dia mengomentari betapa beruntungnya si penulis status, secara tidak langsung memancing si pengomentar untuk tidak bersyukur dengan suaminya sendiri.. Paling parah kalau akhirnya ngetag suami, tujuannya sih biar suami berubah jadi kayak gitu..  Tapi saya yakinkan suami justru malah eneg sama model suami yang diceritakan itu. Bukan karena tidak menganggap bagus tetapi lebih kepada gak mau dibandingkan dengan orang lain.

Kalo saking sebelnya pengen juga sih komentar “Duh pengen deh punya istri kayak si penulis status ini”… Nah kalau sudah kayak gitu apa tidak malah nambah rame…

Oh iya kalau urusan pamer suami ini, saya sendiri sih terserah.. Faktanya saya tidak begitu suka tulisan model seperti itu.. Cuma sekali itu aja baca.. Ya hanya mengingatkan kalau nulis seperti itu ada potensi yang tidak baik.. Kalau ada yang lantas cekcok dengan suaminyaya wajib tanggungjawab.. Kalau ada yang lantas gak bersyukur terhadap suaminya ya harus rela ikut kena dosanya..

STOP pamer pasangan.. Baik secara verbal maupun visual.