Jalanan Bukan Sirkuit Bung !!!

Terkadang ketika sedang melaju di jalan, tiba-tiba datang motor dari belakang dengan kecepatan yang sanggup melewati kita. Kemudian tanpa kita sadari, entah dapat inspirasi dari mana, kita mencoba untuk melakukan pembalasan yaitu kembali mendahului motor tadi. Dan ketika akhirnya berhasil melakukan pembalasan rasanya sangat lega sekali. “Emang lo aja yang bisa ngebut… “ mungkin demikian bisik hati kita. Tapi ada kalanya motor yang kita balas juga melakukan hal serupa. Membalas kita. Dan ketika kita kalah kadang ada rasa dongkol. Hal semacam ini seakan-akan secara tidak langsung menimbulkan rivalitas sesaat di jalanan. Kita biasanya tidak kenal dengan pengendara lain, tetapi soal kesepakatan untuk balapan kiranya sering muncul terjadi. Ingin membuktikan siapa yang paling cepat di jalanan. Apalagi bagi mereka yang tergolong masih muda dimana jiwanya masih mudah terpancing emosi, sehingga nekat mengambil resiko serta rasa ingin dianggap paling hebat.

Mengebut di jalanan tentu bukanlah hal yang tanpa resiko. Justru resiko itu sangat besar. Dapat mengancam keselamatan jiwa pengendara dan keselamatan pengendara lain atau pengguna jalan yang lain. Tetapi agaknya hal ini kadang terlupa. Ketika emosi kita terpancing, sebagian kita akan menuruti emosi tadi untuk tidak mau mengalah. Jadilah aksi kebut-kebutan di jalanan. Kita sebagai pengendara yang santun tentu saja merasa was-was dengan hal tersebut. Was-was kalau-kalau kita akan kena dampaknya. Juga was-was jangan-jangan akan terjadi kecelakaan. Padahal dengan jarak tempuh yang tidak seberapa, mengebut tidak akan memperpendek waktu tempuh secara signifikan. Misalkan jarak rumah-kantor hanya sekitar 20 km. Dengan kecepatan sedang bisa ditempuh dengan 20 menit, dengan mengebut bisa hanya 15 menit. HANYA menghemat 5 menit. Tentu ini tidak sebanding dengan resiko yang dihadapi ketika kita mengebut.

Ini jalanan, bukan sirkuit Bung ! Ketika kita berkendara di jalan umum maka sebenarnya kita berbagi dalam menggunakan fasilitas umum. Kita juga berbagi rasa aman dan nyaman. Aman bagi kita, aman bagi orang lain. Nyaman bagi kita, nyaman bagi orang lain. Berkendara dengan santun akan lebih menjamin keselamatan kita. Juga pengguna jalan lain akan merasa lebih tenang. Jika mau beradu cepat, ingin menunjukkan siapa yang paling hebat dalam berkendara, ajak saja ke sirkuit. Tempat yang khusus untuk beradu cepat alias balapan. Atau bisa juga ikut ajang balapan profesional. Selain hobi tersalurkan juga bisa menjadi mata pencaharian. Jalanan bukan tempat yang tepat untuk adu balap. Memangnya jalanan milik bapakmu. Kita memang punya hak untuk melewati jalan umum, tapi kita juga punya kewajiban menjaga keselamatan dan keamanan. So tidak perlu mengebut di jalanan, juga tidak perlu kebut-kebutan beradu balap. Salam safety riding.

Kode PLAT Kendaraan Se-Indonesia

Setiap kali kita bepergian, akan banyak sekali kita jumpai kendaraan dengan berbagai macam Kode Plat Kendaraan.  Apalagi jika kita berada di kota-kota besar dimana banyak sekali kendaraan yang beredar yang berasal dari luar kota bahkan luar pulau, seperti halnya ketika kita berada di Jogjakarta. Sebagai warga aslii Jogjakarta saya sering menjumpai kendaraan dengan kode plat yang berbeda. Dengan rasa ingin tahu biasanya saya tertarik untuk mengetahui darimana sih kendaraan itu berasal. Yang biasanya juga menunjukkan darimana pengendaranya berasal. Nah karena rasa ketertarikan itu akhirnya saya browsing di internet mengenai kode-kode plat kendaraan. Dan inilah hasilnya :

KODE NOMER KENDARAAN BERMOTOR ATAU NOMER POLISI UNTUK KENDARAAN DI WILAYAH INDONESIA

A             Banten
AA          Kedu
AB          Yogyakarta
AD          Surakarta
AE           Madiun
AG          Kediri
B             Jakarta
BA          Sumatra Barat
BB           Sumatra Utara
BD          Bengkulu
BE           Lampung
BG          Sumatra Selatan
BH          Jambi
BK           Sumatra Utara
BL           Aceh
BM         Riau
BN          Bangka
BP           Riau Islands
D             Bandung
DA          Kalimantan Selatan
DB          Minahasa
DC          Sulawesi Barat
DD          Sulawesi Selatan
DE           Maluku Selatan
DG          Maluku Utara
DH          Maluku Timur
DK          Bali
DL           Sangihe/Talaud
DM         Sulawesi Utara
DN          Sulawesi Tengah
DR          Lombok
DS           Papua
E              Cirebon
EA           Sumbawa
EB           Flores
ED           Sumba
F              Bogor
G             Pekalongan
H             Semarang
K             Pati
KB           Kalimantan Barat
KT           Kalimantan Timur
L              Surabaya
M            Madura
N             Malang
P             Besuki
R             Banyumas
S              Bojonegoro
T              Kerawang
W            Sidoarjo
Z              Tasikmalaya

Secara garis besarnya atau lebih mudahnya kita menebak (mengetahui-red) asal kendaraan kita mulai dari huruf di awal nomor kendaraan. Jadi misal kita menjumpai kendaraan dengan nomer plat AB 1234 VU maka kita bisa menebak (mengetahui-red) bahwa kendaraan tersebut berasal dari JOGJAKARTA. Namun kita boleh jadi belum tahu dari kabupaten mana kendaraan tersebut berasal. Nah, ternyata kode huruf di belakang angka tersebut juga mengandung petunjuk dari wilayah mana kendaraan tersebut. Ini dia daftar rincian dari kode-kode tersebut.

Continue reading

Perilaku Biker Yang Bikin Errrgggghhhhhh………

Pengalaman bermotor ria selama bertahun-tahun pastilah menemui hal-hal yang gak diinginkan. Apalagi akhir-akhir ini dimana perilaku berkendara sebagian biker sangat mengganggu. Tak jarang bikin errrrgggghhhhhhh. Ni dia beberapa perilaku biker yang sangat mengganggu biker lainnya.

1. Berkendara sambil ber-HAPE-ria

Paling sering nemuin para biker yang berkendara sambil pegang HAPE. Kalo Cuma pegang sih gak masalah. Tapi mereka beraktifitas dengan hape. Paling sering ditemui adalah ber-SMS ria sambil pegang stang dengan satu tangan. Hal ini sangat mengganggu pengendara lain. Efek yang ditimbulkan adalah laju kendaraan melambat, mending kalo jalanan sepi gak begitu terasa, tapi dalam kondisi jalanan padat dan di jalur cepat, akan membuat dilema. Mau disalip jalanan penuh dan beresiko, gak disalip bikin lama perjalanan. Padahal sudah ada aturan kalo berkendara dilarang beraktifitas dengan hape. Emang seberapa pentingkah SMS itu sampai harus membalas SMS ketika berkendara. Atau mungkin SMS dari temennya yang akan bunuh diri kalo SMS gak segera dibalas.wkwkwkwk… Sebagai biker yang sadar akan keselamatan diri sendiri dan orang lain tentunya jangan lakukan hal tersebut.

2. Nerobos Lampu Merah

Menerobos lampu merah dengan tanpa kena tilang bisa saja terjadi. Bahkan di daerah yang pelosok masih sering terjadi dan aman-aman saja. Padahal sejatinya sangat berbahaya bagi pengendara lain. Ada dua macam yang dikategorikan menerobos lampu merah. Yang pertama tetap melaju saat tahu lampu merah menyala. Yang kedua, untuk traffic light- yang ada penghitung mundurnya, sudah mulai jalan saat lampu merah menyala menyisakan sekitar 2 detik menuju lampu hijau. Kalo kondisi sepi sih nda masalah. Tapi kalo kondisi persimpangan yang ramai akan sangat riskan. Bisa terjadi kecelakaan. Asal tau aja kalo dalam pelajaran sekolah dulu, lampu kuning tanda harus mengurangi kecepatan, tapi prakteknya lampu kuning berarti memacu kendaraan lebih kencang agar tidak terjebak lampu merah. Nah kalo kendaraan justru semakin cepat saat lampu kuning, sementara di persimpangan lain sebelum lampu hijau sudah menyala, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi? Ya memang sih masih banyak yang selamat, tapi kan tetep aja mengandung resiko. Kalo boleh dibilang menciptakan resiko dengan melanggar aturan itu suatu perbuatan bodoh.

3. Bermesraan saat berboncengan

Kayaknya sih… eh bukan kayaknya tapi yakin kalo mereka belum nikah. Usia juga masih bau kencur tapi kalo berboncengan dah mesra banget. Kayaknya mau nunjukkin kalo mereka pasangan paling romantis sedunia. Padahal NIKAH AJA BELUM. Justru kalo pasangan yang sudah nikah, malah santai-santai aja waktu boncengan. Kemesraan hanya ditunjukkan di rumah aja. Pernah lihat kasus remaja berboncengan kena tilang setelah nerobos lampu merah. Kalo aku sih gak kasihan, tapi malah nyukurin. Dan kayaknya perlu deh dibuat aturan dilarang bermesraan saat berboncengan. Selain hal itu (bermesraan-red) mengganggu mata juga termasuk maksiyat.

4. Berjajar dan mengobrol

Perilaku selanjutnya yang tak kalah membuat reseh adalah biker yang berjajar dan saling ngobrol plus jalannya pelan. Kalo kondisi sepi sih gak masalah, tapi kalo kondisi jalanan ramai bisa bikin ujian kesabaran. Apa emang mereka gak punya perasaan atau emang gak mengetahui kalo hal itu menghambat pengendara lain.

Itulah beberapa perilaku biker yang kadang bikin kita eneg melihatnya. Masih banyak lagi perilaku yang membahayakan biker baik yang bersangkutan lebih lebih biker lain. So, jangan sampai kita ikut-ikutan seperti mereka. Ingat bahwa berkendara di jalan raya berarti kita menggunakan fasilitas umum. Jangan seenaknya saja, pastikan keselamatan diri sendiri dan kenyamanan orang lain.

rdblt 31mei2102

HAL-HAL YANG SERING TERLUPA SAAT BERKENDARA

 

Berkendara ternyata punya aturan-aturannya yang semuanya bertujuan demi keselamatan pengendara maupun orang lain.

Namun sebagai manusia yang tak pernah luput dari lupa (cieee sok bijak….), kadang biker tidak sadar kalau ternyata aturan-aturan itu dilanggar. Nah ini dia beberapa hal yang sering terlupa saat berkendara.

1. Lupa nyalain lampu sein saat mau belok

Hal ini bisa dikarenakan biker sedang buru-buru sehingga lupa atau memang dah kebiasaan biker. Lampu sein adalah salah satu tanda bagi biker bahwa dirinya akan belok ke kanan atau kiri. Dengan tanda ini maka biker yang lain akan tahu bahwa kita akan berbelok sehingga bisa mengambil tindakan tepat agar tidak menyenggol atau menabrak. Biasanya kita akan kaget kalo tiba-tiba ada biker yang nyelonong motong jalan kita. Apalagi kalo berada di jalur cepat, resikonya tinggi. Ingat peraturan yang berlaku yaitu UU No 22 tahun 2009 Pasal 112 yang berbunyi :

(1)      Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.

Makanya sempatkan untuk sekedar memberi tanda kepada biker lain. Demi keselamatan kita juga biker lain

2. Lupa mematikan lampu sein setelah belok

Kebalikan dari yang pertama tadi, sering juga biker lupa mematikan lampu sein setelah belok. Misal tadi belok ke kiri, lampu sein dinyalakan sebelah kiri, namun setelah jalan bahkan bisa sampai tikungan berikutnya lampu sein lupa tidak dimatikan. Hal ini juga akan mengganggu biker lain karena menyangka kita akan berbelok padahal sebenarnya tetep jalan lurus. Hal ini juga beresiko terhadap kecelakaan, atau setidaknya bikin kesal biker yang menjadi kagok karena ulah kita.

3. Lupa menaikkan standar samping motor

Standar samping hanya digunakan jika kita akan memarkir motor. Setelah jalan maka standar samping harus dinaikkan. Tapi kadang kala kita jumpai biker yang lupa menaikkan standar. Jika jalannya lurus dan rata maka tak akan begitu beresiko. Namun jika jalan bergelombang dan berbelok-belok maka kelupaan ini akan berakibat fatal. Biker bisa terjatuh ketika menikung ke sebelah kiri.

Oleh karenanya pastikan standar samping dinaikkan dahulu sebelum kita menjalankan sepeda motor. Untungnya sekarang sudah ada sepeda motor matic yang mana kalau standar samping tidak dinaikkan maka mesin tidak akan dapat dihidupkan. Mungkin saja untuk mengantisipasi sifat lupa biker untuk menaikkan standar samping sebelum jalan.

4. Lupa menyalakan Lampu Utama

Sesuai UU Lalu Lintas No. 22 tahun 2009 Pasal 107 yang berbunyi :
(1) Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib menyalakan lampu utama Kendaraan Bermotor yang digunakan di Jalan pada malam hari dan pada kondisi tertentu.
(2) Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat(1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari
.

maka sebagai seorang biker wajib menyalakan lampu di siang hari.

Sebagian kita masih berpikir bahwa tak wajar menyalakan lampu utama di siang hari. Tapi peraturan tetep peraturan. Kalo melanggar yaa siap-siap aja kena tilang. Tapi ingat juga jangan sampai biker lain silau oleh sorotan lampu sepeda motor kita. Oleh karena itu posisikan di Low sehingga tidak menyilaukan biker lain.

So bagi para biker, ingatlah hal-hal tersebut agar perjalanan kita nyaman dan aman baik bagi kita sendiri maupun oranglain. Salam Biker !!!!!

repost dari blog lawas tertanggal 06 juni 2012

 

Aliens MotoGP

MotoGP beberapa tahun terakhir melahirkan istilah aliens. Yaitu bagi mereka yang punya kemampuan lebih dibanding pembalap yang lain. Nyatanya dalam balapan akan sering mereka terlihat jauh di depan meninggalkan rombongan yang lain. Seolah-olah hanya mereka yang ebrtarung untuk kejuaraan. Siapa saja mereka?

Yang pertama tentu Valentino Rossi. Kemudian Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa. Dan yang terakhir yang dijuluki the baby aliens, sang juara motoGP 2013 Marc Marquez. Nah di sini saya akan berbicara sedikti tentang mereka. Pendapat pribadi sih…

Valentino Rossi…

Siapa sih yang gak kenal. Bahkan anak kecil juga tahu. Disebut sebagai legenda Moto GP dengan 9 kali menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda. Waow keren. Pada awalnya saya sih gak suka VR dikarenakan selalu mendominasi dengan sering menjadi juara. Tapi sejak VR tidak lagi juara dunia karena pindah ke Ducati saya malah menaruh hormat. Gaya balapnya emang seru. Tak jarang VR menguntit rivalnya selama hampir 2/3 lap, lalu secara mengejutkan melakukan overtake untuk menjadi nomor satu. Gaya ini yang saya suka. Bahkan sering juga di lap-lap akhir baru melakukan overtake. Tentu saja ini menarik bagi penonton, meskipun meninggalkan dongkol bagi yang diovertake. Sudah susah payah memimpin e…. akhirnya disalip juga.

Daya juangnya luar biasa. Tidak mudah menyerah. Dan juga tidak suka terlalu dominan sejak lap pertama. Gak ada ceritanya VR ngacir duluan sejak lap pertama. Tentu saja hal kayak gini jadi poin tersendiri. Dijamin seru deh melihat aksi-aksi yang seperti ini.

Jorge Lorenzo

Sempat digadang-gadang jadi the next Rossi. Tapi ternyata banyak gak miripnya, meskipun pada awal-awal karirnya di MotoGP suka melakukan selebrasi yang unik dan seru kalau memenangi balapan seri. Tapi hanya itu saja sih kemiripan dengan VR. JL begitu singkatannya sudah memenangi 4 titel juara dunia. Sayangnya hanya di dua kelas berbeda. 250 cc dan Moto GP.

Dari gaya balapnya memang tidak sebagus VR. JL lebih cenderung ingin dominan dari awal. Jadi jangan heran dalam balapan seringnya kalau JL sudah di depan yaaa akan terus berusaha sampai finish juga di depan. Jadi jarang lihat aksi overtake JL karena sejak start, yang mana memang dia bagus di start, akan ngacir duluan. Setelah itu biasanya yaaa sudah tidak terkejar. Hal ini sedikit banyak menjemukan. Meskipun di barisan belakang terjadi adu salip tapi tetap tidak seru. Adu salip yang paling seru adalah yang memperebutkan posisi pertama.JL adalah orang yang tangguh di atas motor. Tapi di luar trek kadang jadi cengeng.

Dani Pedrosa

Rider bagus yang kurang beruntung. Begitu kira-kira gambaran DP. Bagaimana tidak sejak 8 tahun membela Honda belum sekalipun juara dunia. Bahkan kalah dengan teammate-nya yang notabene belum lama bergabung. Sebut saja Casey Stoner yang langsung juara dunia di tahun pertama memakai Honda atau Marc Marquez yang langsung juara dunia di tahun pertama naik kelas Moto GP. Sementara DP lebih sering jadi runner-up.

Apakah DP pembalap yang buruk? Tentu tidak. Ada pengamat yang bilang gaya balapnya sangat bagus, sangat textbook sekali. Mungkin karena ini DP jarang terlihat berduel dengan rival. Kalau mungkin di lap awal dia memimpin biasanya pertengahan lomba akan melempem. Gampang di overtake dan kalau sudah di overtake lebih sering nrimo, menyerah dan puas dengan posisinya yang ada. Dan sialnya lagi DP ini sering banget cedera di saat-saat krusial. Yang akibatnya tidak bisa 100 persen di balapan atau kalau tidak malah tidak ikut balapan.

Entah karena apa saya juga tidak tahu. Mungkin dia berpikir kejuaraan masih panjang sehingga belum perlu ngotot. Tapi sayangnya itu bertahan sampai seri-seri terakhir. Akhirnya ketika ngotot sudah tidak berpeluang meraih gelar juara dunia. Sudah tertinggal jauh poinnya. Masih menunggu apakah DP bisa juara dunia atau tidak. Sayang juga kalau tak sekalipun juara dunia.

Marc Marquez

The new baby aliens alias MM. Rookie yang banyak memecahkan rekor di Moto GP. Rekor yang paling fenomenal adalah juara dunia termuda sepanjang sejarah motoGP dan juga juara di tahun pertama naik kelas. Waow keren. Dengan juara di motoGP 2013 MM menyejajarkan dirinya dengan VR yang juara di tiga kelas berbeda. Kalau ada yang bilang MM adalah the next Rossi kiranya tidak berlebihan. Lihat saja gaya balapnya yang mirip sekali dengan VR. Suka menguntit dari belakang lalu kurang beberapa lap langsung overtake. Bahkan setidaknya dua kali MM start dari posisi paling belakang tapi bisa finish pertama. Waow…

Dan MM ini memang digadang-gadang untuk bisa menggantikan magnet VR di gelaran motoGP mengingat VR tidak lama lagi akan pension dan balapan motoGP butuh seseorang yang bisa menjadi legend.. Tangguh di lintasan dan juga humble di luar lintasan. Dan kayaknya saya akan menjagokan MM untuk bisa melampaui rekor VR. Setidaknya 10 kali juara dunia. Bravo MM !!!